Senin , 23 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UNY Ciptakan Plastik yang Mudah Didaur Ulang

Mahasiswa UNY Ciptakan Plastik yang Mudah Didaur Ulang

YOGYAKARTA – Plastik yang selama ini dipakai sehari-hari sebagai kantong pembungkus merupakan bahan yang tidak mudah terurai. Hal tersebut menyebabkan penumpukan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Karena itu, tim mahasiswa FMIPA UNY menciptakan plastik dari selulosa alang-alang yang mudah didaur ulang atau terurai secara alami oleh mikroorganisme.

Tim mahasiswa itu terdiri dari  Nugroho Wahyu Sumartono dari Prodi Pendidikan Kimia, Fitri Handayani dari Prodi Pendidikan Kimia, Reni Desiriana dari Prodi Kimia, Wulan Novitasari dari Prodi Biologi, dan Dea Sakinah Hulfa dari Prodi Fisika.

Nugroho menuturkan, selama ini alang-alang dianggap sebagai gulma pada lahan pertanian, padahal alang-alang mengandung alfa-selulosa 40,22%.

Fitri menambahkan, penelitian ini memiliki potensi yang dapat bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan, yaitu dilihat dari aspek sosial dapat meningkatkan nilai jual dari alang-alang yang selama ini menjadi hama bagi petani, selain itu dapat mengurangi limbah plastik di lingkungan, dari aspek ekonomi dapat menciptakan produk plastik yang dapat diproduksi skala industri dalam jumlah banyak dan dapat dipasarkan, dari aspek ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya.

Untuk mengetahui karakteristik dari bioplastik tersebut, dilakukan pula beberapa uji seperti uji mekanik, gugus fungsi, kemampuan biodegradasi dan uji sifat mekanik. Beberapa uji yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari masing-masing sampel bioplastik sekaligus menentukan bioplastik dengan penambahan zat aditif apa yang paling baik.

Dea Sakinah Hulfa menyampaikan, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, selulosa alang-alang dengan penambahan kitosan, gliserol dan asam oleat bisa menghasilkan plastik biodegradable. Potensi pengembangan penelitian ini yaitu dapat membuat plastik biodegradable dengan bahan baku lain seperti rumput gajah, rumput teki dan semua jenis tanaman yang mengandung selulosa, serta dapat diterapkan pembuatan bioplastik berbasis nanoselulosa. Selain itu, alang-alang dapat digunakan untuk pembuatan kertas dan bahan bakar alternatif.

Penelitian tim mahasiswa UNY ini berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian dan lolos sebagai salah satu finalis dalam acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Kendari Oktober mendatang. (UNY/IK-SS)

Check Also

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Edupost.id – Enam pelajar Indonesia berhasil meraih empat medali emas dalam Kejuaran Karate The 31st Coupe …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *