Kamis , 21 September 2017
Home / Kabar Kampus / Makna Maskot dan Logo PIMNAS 29
Makna-Maskot-dan-Logo-PIMNAS-29
Bramara, Maskot PIMNAS 29. (Foto: ipb)

Makna Maskot dan Logo PIMNAS 29

Edupost.id – Maskot dan logo dari Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 29 2016 memiliki makna tersendiri. Bramara, seekor lebah yang dipilih menjadi maskot dengan berbagai atribut sedangkan logo PIMNAS menggunakan lima lidah api. PIMNAS ke-29 ini digelar pada 8 – 11 Agustus mendatang di kampus IPB Darmaga.

“Lup pada Bramara melambangkan proses pencarian inovasi melalui proses riset dan observasi. Buku, melambangkan ilmu pengetahuan,” tulis Humas PIMNAS 29.

Kepalan tangan, lanjutnya, melambangkan kegigihan. Topi toga, melambangkan perguruan tinggi sebagai tempat lahirnya inovasi. Kaca mata, melambangkan ketelitian dan keuletan dalam bekerja. Tangan terbuka, melambangkan ajakan untuk membantu sesama.

“Logo PIMNAS dengan lima lidah api yang melambangkan semangat dan daya juang,” tambahnya.

PIMNAS merupakan tolok ukur dari prestasi penalaran mahasiswa di Indonesia. Setiap Perguruan Tinggi terus berupaya agar meraih prestasi tinggi dalam PIMNAS, tidak terkecuali IPB. IPB merupakan tuan rumah pertama penyelenggaraan kompetisi kreativitas tingkat nasional yang kemudian dikenal sebagai PIMNAS III. IPB juga terus ingin berkontribusi untuk pelaksanaan PKM dan PIMNAS yang lebih baik. Dalam rangka itu pula IPB berkeinginan dan siap untuk menjadi tuan rumah PIMNAS XXIX tahun 2016.

Kegiatan tahun ini merupakan kegiatan PIMNAS ke-29. Selama perjalanan PIMNAS, IPB selalu mengambil peranan aktif dalam setiap kegiatan, dan selalu berupaya untuk berkontribusi demi perbaikan dan penyempurnaan kegiatan PIMNAS. IPB terus berupaya meningkatan kontribusinya untuk mewujudkan PIMNAS yang kompetitif, kreatif, inovatif dan solutif, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan persatuan. (Nisa)

Check Also

KB-TK-IT-Nurul-Fikri-Praktik-Jualan-2

Kemendikbud Gandeng UPI dan IPB Kembangkan PAUD

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *