Sabtu , 21 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / MaLis, Otot Buatan untuk Robot Karya Mahasiswa UGM
MaLis-Otot-Buatan-untuk-Robot-Karya-Mahasiswa-UGM
Mahasiswa UGM. (Foto: ugm)

MaLis, Otot Buatan untuk Robot Karya Mahasiswa UGM

Edupost.id – Magnet elastis atau MaLisL merupakan otot buatan yang dapat digunakan pada robot, industri otomotif, dan berbagai perangkat elektronik serta kesehatan karya mahasiswa UGM. Lima mahasiswa Program Studi Fisika FMIPA UGM membuat inovasi di bidang teknologi dan industri otomotif.

Kelima mahasiswa itu yakni Febrilian Dwi L, Arjun Prayoga Aji, Tanty Dwi Purwita, Yeti Rafitasari, serta Harry Miyosi S. Ketua Pengembang MaLis, Febrilian mengatakan, kebanyakan robot digerakkan dengan sebuah sistem atau aktuator yang berbasis pada motor listrik. Hanya saja penggunaan aktuator berbasis motor listrik ini memiliki keterbatasan ukuran dan bentuk. Selain itu, transmisinya kompleks, gerakannya terbatas, dan tidak bisa terkontrol secara akurat.

“Selain itu, aktuator biasanya terbuat dari elemen keras sehingga berat dan menimbulkan suara bising,” terangnya.

Menurutnya, diperlukan suatu material lunak yang elastis untuk keperluan teknologi masa depan yang berbasis human engineering dan keselarasan antara mesin dan manusia. Namun begitu, hingga saat ini material yang paling menjanjikan untuk dijadikan alternatif otot buatan adalah liquid crystal elastomer yang sintesisnya sulit dan juga sangat mahal.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode doping bahan basis yakni karet dengan bahan yang bersifat magnetik. Bahan tersebut kemudian diuji kemampuan lengkungan dan simpangannya ketika diberi medan magnet tertentu. Setelah itu, diuji ketahanannya terhadap beban yang dikenakan.

Febrilian menyebutkan dari hasil penelitian menunjukkan magnet elastik yang mereka kembangkan sebagai alternatif otot buatan memiliki ketahanan dan kemampuan yang maksimum dari campuran antara 50% gasket dan 50% serbuk magnet. Dari hasil itu diketahui bahwa bahan karet yang paling berpotensi untuk menjadi bahan otot buatan adalah jenis bahan gasket.

Hasil penelitian yang lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE) UGM ini telah memberikan alternatif aktuator yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kedokteran robotik, maupun industri otomotif. Aktuator dari magnet elastik ini dapat menghasilkan pergerakan yang kontinu serta memiliki kepresisian dan keakuratan yang tinggi

“Hasil penelitian ini berpotensi untuk mendukung teknologi masa depan yang berbasis human engineering dan keselarasan antara mesin dan manusia dengan bahan yang murah dan mudah didapat,” pungkasnya. (UGM/Nisa)

Check Also

UGM Siap Lakukan Lompatan Wujudkan Kejayaan Indonesia

UGM Siap Lakukan Lompatan Wujudkan Kejayaan Indonesia

Edupost.ID – Rektor UGM, Dwikorita Karnawati, mengatakan UGM siap melakukan lompatan besar menyongsong kejayaan Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *