Senin , 27 Maret 2017
Home / Kabar Kampus / Menpora Ajak Wisudawan Universitas Trilogi Jadi Tuan Rumah Di Negara Sendiri
Menpora menerima cindera mata usai orasi ilmiah di Universitas Trilogi

Menpora Ajak Wisudawan Universitas Trilogi Jadi Tuan Rumah Di Negara Sendiri

Edupost.id, Jakarta – Sebanyak 295 wisudawan Universitas Trilogi berkesempatan mendengarkan orasi ilmiah dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Dihadapan wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana itu, Imam Nahrowi memberikan motivasi dan dorongan kepada para wisudawan. Diantarnya beliau meyakinkan para wisudawan Universitas Trilogi pasti bisa menghadapi hari esok lebih baik dan bisa menjadi tuan rumah di negera sendiri.

“Indonesia adalah negara kaya, tapi kadang kita tidak menyadarinya. Tidak boleh terjadi lagi kita menjadi tamu di negeri sendiri. Sebaliknya, kita harus menjadi tuan rumah yang baik bagi generasi selanjutnya,” ujar Menpora Kabinet Kerja Jokowi ini.

Dalam orasi ilmiah yang juga dihadiri beberapa tokoh nasional dan pejabat publik lainnya itu, Menpora juga menekankan pentingnya memiliki tekad dan jiwa berwirausaha. Menurutnya harus ada tekad dan nekat yang kuat.

‘Tekad adalah segala-galanya. Nekat juga adalah segala-galanya. Jangan berpikir terbalik,  harus ada dana dulu baru berwirausaha.Tetapi sebaliknya, yaitu tekad, ikrar, dan nekat dulu baru dana. Saat ini pemerintah telah mempermudah akses permodalan. Saya ajak wisudawan agar mulai sekarang berpikir kreatif, inovatif, dan progresif untuk lebih baik dan memanfaatkan sumber daya alam Indonesia,” tegas Cak Imam, sapaan Menpora.

Sementara itu, terkait dengan kreatifitas . Rektor Universitas Trilogi, Asep Saefuddin dalam sambutannya juga menekankan bahwa sebagai kampus yang mencetak generasi teknopreneur, Universitas Trilogi selalu mencoba untuk hadir untuk menumbuhkan budaya akademik dengan tidak mengesampingkan unsur kreatifitas.

“Kreatifitas akan melahirkan generasi-generasi yang inovatif. Apalagi Indonesia telah diberi modal berlimpah dengan hadirnya bonus demografi. Peran pendidikan termasuk perguruan tinggi harus segera berbenah. Harus segera berubah dari sekedar transfer teori menjadi transfer persoalan-persoalan nyata yang didiskusikan bersama untuk diselesaikan,” sampainya dalam sambutan Wisuda III Unversitas Trilogi itu.

Lanjutnya, oleh karena itu Universitas Trilogi akan menjadi pioner sebagai kampus yang memadukan riset dan seni, ini masih jarang terjadi dalam kultur pendidikan kita. Hal ini tidak lain selama ini karena pemerintah selalu menekankan pentingnya administrative dibandingkan mengembangkan inovasi dan kreatifitas dari riset tersebut,”ujar guru besar Statistik yang juga Wakil Forum Rektor Indonesia ini.

Salah satu langkah dalam menghidupkan kreatifitas itu. Pada momentum wisuda, Universitas Trilogi selalu memberikan anugerah yang di kenal dengan Trilogi Award. Seperti wisuda Universitas Trilogi 2016 ini,  Trilogi Award yang terdiri dari Technopreneur, Agroteknopreneur, dan Art-Preneur masing-masing diraih oleh Fajrin Rasyied (Pendiri Bukalapak.com), Zetrialdi Goechie (Pemilik Garcia/esktrak kulit manggis), dan Tri Asayani (Pengembang batik).

Check Also

ujian nasional

UN Tetap Penentu Kelulusan Peserta Pendidikan Kesetaraan

Edupost.id – Ujian Nasional yang akan dilaksanakan tahun ini tetap menjadi penentu kelulusan bagi peserta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *