Selasa , 24 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Mobil Ciptaan Mahasiswa UNDIP Berprestasi di Ajang SEMA Filipina

Mobil Ciptaan Mahasiswa UNDIP Berprestasi di Ajang SEMA Filipina

SEMARANG- Mobil hemat bahan bakar ciptaan mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) berlaga di ajang Shell Eco-Marathon Asia (SEMA) 2015 yang digelar di Manila, Filipina pada 26 Februari hingga 1 Maret 2015 lalu.

Pada kategori Urban Gasoline, Tim Antawirya UNDIP berada di tingkat konsumsi bahan bakar pada posisi ke-5, posisi terbaik dari seluruh wakil tim Indonesia.

Ajang SEMA 2015 ini bisa dibilang sangat kompetitif. Pada kategori Urban Gasoline saja, dua dari 15 tim yang berlaga, dinyatakan tidak lolos untuk mengikuti race dan 7 tim tidak berhasil menyelesaikan seluruh race.

Tim UNDIP mampu menyelesaikan race dengan tingkat konsumsi bahan bakar 53.2 km/liter. Posisi pertama diraih De La Salle University, Philippines selaku tuan rumah. Posisi kedua hingga keempat diduduki Donmuang Technical College (Thailand), Pakistan Institue of Engineering and Applied Sciences (Pakistan) dan Cairo University (Mesir).

Tim Antawirya UNDIP dalam kompetisi SEMA 2015 ini beranggotakan 17 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UNDIP, diketuai oleh Yogi Reza Ramadhan, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UNDIP angkatan 2011.

Perjuangan untuk menyelesaikan seluruh race pada kompetisi Shell Eco-marathon Asia 2015 dinilai Yoga dan timnya, tidaklah mudah. Lantaran, mereka mendapatkan tantangan ketika Technical Inspection SEMA 2015 dan tidak lolos di sistem pengereman, design check, fuel system dan transponder sehingga dinyatakan not completed for the race.

“Setelah melewati berbagai fase perbaikan di dalam paddock, mobil Tim Antawirya akhirnya dinyatakan layak untuk mengikuti race” pungkasnya, seperti dilansir laman resmi Undip.

Prestasi membanggakan tim Antawirya ini dinilai Yoga, telah mengangkat nama UNDIP di level Asia yakni mampu berkompetisi dengan perguruan tinggi di Asia.

Kompetisi hemat bahan bakar SEMA 2015 ini terdiri dari 10 kategori perlombaan dan diikuti 133 tim dari 18 negara dari benua Asia. Peserta dari Indonesia diwakili 23 tim dari berbagai perguruantinggi yang mengikuti beberapa jenis kategori perlombaan.

Check Also

oxford-university

Kampus Luar Negeri yang Diakui Dikti

Edupost.id – Menempuh pendidikan di luar negeri menjadi salah satu pilihan yang diambil sebagian orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *