Senin , 24 April 2017
Home / Kabar Kampus / Nelayan Harus Pahami Zona Potensial Penangkapan Ikan
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Institut Pertanian Bogor (IPB)

Nelayan Harus Pahami Zona Potensial Penangkapan Ikan

Edupost.ID- Produksi usaha penangkapan ikan di Indonesia sangat tergantung pada ketersediaan informasi daerah penangkapan ikan yang akurat. Nelayan pada umumnya belum memiliki pemahaman yang mumpuni dalam menentukan Zona Potensial Penangkapan Ikan (ZPPI).

Pemahaman nelayan sangat terbatas terhadap proses terbentuknya ZPPI dan dinamika yang terjadi akibat perubahan kondisi perairan, tingkah laku sumberdaya ikan dan teknologi penangkapan ikan.

Dr. Domu Simbolon, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautam (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB). “Aktivitas penangkapan ikan di Indonesia cenderung menerapkan sistem ‘berburu’ yang mengandalkan naluri dan tradisi turun-temurun dari nenek moyang mereka untuk mencari ikan di laut,” ujar Domu.

Selain keterbatasan ZPPI, daerah penangkapan ikan mengalami degradasi di berbagai kawasan perairan di Indonesia. Penyebabnya bisa dari aktivitas ekonomi yang memanfaatkan sumberdaya perairan ataupun dari usaha penangkapan ikan itu sendiri.

Menurut Domu, usaha penangkapan ikan hanya berorientasi pada aspek komersial ini yang memicu degradasi sumberdaya dan daerah penangkapan ikan, mengurangi produktivias tangkapan bahkan menimbulkan konflik antar nelayan dalam memperebutkan daerah penangkapan ikan.

Ia juga menambahkan, penyediaan informasi ZPPI yang lengkap dan akurat sangat penting, sistem ini harus mempertimbangkan tiga pilar utama yakni perairan, sumberdaya ikan, dan teknologi. Penggunaan teknologi harus berorientasi pada kualitas perairan yang menjadi daerah penangkapan ikan dan berkelanjutan. (IPB/Inan)

Check Also

Pokemon Go Antarkan Ado Juarai Mahasiswa Berprestasi IPB

Pokemon Go Antarkan Ado Juarai Mahasiswa Berprestasi IPB

Edupost.id – Inovasi Pokemon Go ala Muhammad Murtadha Ramadhan telah mengantarkan mahasiswa Institut Pertanian Bogor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *