Kamis , 14 Desember 2017
Home / Kabar Kampus / Nikmatnya Belajar dengan Bakso Alfabet Karya Mahasiswa UII

Nikmatnya Belajar dengan Bakso Alfabet Karya Mahasiswa UII

Edupost.ID – Mengenalkan huruf alfabet kepada anak-anak kini bisa dilakukan dengan cara berbeda, tidak melulu harus di dalam kelas. Sekelompok mahasiswa UII menemukan ide kreatif dan inovatif untuk mengajarkan alfabet melalui makanan yang disukai anak-anak, yakni bakso alfabet. Mereka menciptakan alat pencetak bakso yang bisa menghasilkan bakso dengan bentuk berbagai huruf alfabet yang menarik.

Wisnu Cahyo Purnomo, mahasiswa Teknik Mesin UII yang menjadi salah seorang pencetus pembuatan alat itu menuturkan, mereka ingin menyisipkan nilai edukatif kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, mereka berharap alat ini juga dapat dimanfaatkan para pengusaha UKM bakso untuk semakin mengembangkan kreativitas dagangannya.

Empat rekan lainnya yang membantunya yakni Ahmad Faza Farkhani, Azzam Firdaus, Riski Suparyanto, dan Febriyanto Dwi Prasetyo. Kelima mahasiswa inilah yang terlibat dalam proses perancangan, pengerjaan, dan penyelesaian alat pencetak bakso alfabet.

Wisnu menyampaikan, ide bakso alfabet ini berawal dari perbincangannya dengan empat pedagang bakso yang menjadi mitra kelompok mereka. “Rata-rata pedagang yang menjadi mitra kami menceritakan mereka sering terkendala susahnya menstandarkan ukuran bakso dagangannya. Dari sinilah kami terpantik untuk membuat alat cetak bakso yang praktis dan aplikatif bagi pengusaha UKM bakso,” ucapnya.

“Di samping memiliki nilai edukatif yang bermanfaat, hal ini dapat menjadi inovasi menarik yang bernilai jual bagi para pedagang bakso, khususnya pedagang yang menjual dagangannya di sekolah-sekolah,” ujar Wisnu.

Cetakan alfabet dikerjakan dengan metode cutting laser sehingga menghasilkan presisi tinggi. Proses pengerjaan alat ini memakan waktu selama empat bulan dan dikerjakan seluruhnya di laboratorium Fakultas Teknologi Industri UII. Biaya pembuatan sebuah alat menurut Wisnu memakan biaya sekitar Rp. 400.000.

“Alhamdulillah rekan-rekan pedagang bakso menyambut positif upaya kami, kedepannya kami akan menjaring evaluasi dan masukan dari mereka tentang apa yang dirasa masih belum sempurna dari alat ini,” imbuhnya. (UII/IK-SS)

Check Also

Tahun 2018 Semua Sekolah Harus Terapkan Kurikulum 2013

Edupost.id – Pada tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah harus menerapkan Kurikulum 2013. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *