Minggu , 22 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Peneliti IPB Kembangkan Helm dari Limbah Kelapa Sawit
Peneliti IPB Kembangkan Helm dari Limbah Kelapa Sawit
Peneliti IPB Kembangkan Helm dari Limbah Kelapa Sawit

Peneliti IPB Kembangkan Helm dari Limbah Kelapa Sawit

Edupost.id – Peneliti  Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB), Siti Nikmatin mengembangkan helm berbahan dasar limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Ia mengolah limbah menjadi serat sebagai bahan baku pembuatan helm.

Kelebihan helm tandan kelapa sawit ini dibandingkan helm yang beredar saat ini terletak pada seratnya. Meskipun banyak helm yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), namun tidak ada yang memiliki serat dalam bahannya. Serat dalam helm ini berfungsi untuk menyerap tumbukan yang terjadi ketika terjadi kecelakaan. Harapannya, energi tumbukan ini tidak langsung mengenai kepala pengguna, namun diserap serat terlebih dahulu, sehingga energi tumbukan kecil dan kepala lebih terlindungi.

Saat ini telah diproduksi 500 set helm tandan kelapa sawit dengan logo IPB yang siap edar. Helm ini masih menunggu laporan hasil uji standarisasi SNI. Harga jual awal helm ini Rp. 200 ribu per buah. “Kami produksinya masih dalam jumlah kecil, bila jumlah produksinya bertambah harga bisa turun menjadi Rp 150 ribu per buah,” kata Nikmatin.

Inovasi helm limbah tandan kelapa sawit ini mengantarkan Siti Nikmatin meraih Anugerah Inovasi bidang Lingkungan Hidup dalam ajang Anugerah Inovasi, Prakasa dan Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Jawa Barat 2016. Judul penelitian yang diangkat “Implementasi Helm Ramah Lingkungan dari Jawa Barat untuk Indonesia dari Pengolahan Limbah TKKS di PTPN VIII Cikasungka dan Polymer Recycle di Cibinong”.

“Pada ajang anugerah inovasi Jawa Barat ini, saya hanya mengajukan serat mikro dan serat pendek. Hal ini karena helm yang telah diproduksi di masyarakat berbahan serat mikro partikel dan serat pendek. Untuk yang lainnya masih mengalami kendala produksi, bukan kualitas. Sebab, bila dilihat dari kualitas, masing-masing telah teruji,” ujarnya.

Nikmatin berharap helm pertama di Indonesia yang berserat ini dapat berguna bagi masyarakat dan diproduksi dalam skala besar. (IK-SS)

Check Also

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Pengembangan Karir Pra Wisuda IPB

Edupost.ID- Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar “Studium Generale …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *