Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Peneliti IPB Kembangkan Pestisida yang Ramah Lingkungan

Peneliti IPB Kembangkan Pestisida yang Ramah Lingkungan

BOGOR – Masyarakat masih menjadikan pestisida sebagai pilihan pertama dalam pengolahan pertanian. Padahal penggunaan pestisida sintetik yang intensif memiliki dampak negatif. Selain itu, residu pestisida yang menempel di tanaman akan berbahaya bila dikonsumsi manusia. Hal itu yang mendorong peneliti dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dadang mengembangkan pestisida nabati yang ramah lingkungan.

Dalam orasi ilmiah yang dibacakannya di IPB, Dadang yang merupakan guru besar di IPB ini menjelaskan bahwa tumbuhan memproduksi dua kelompok senyawa yaitu metabolit primer dan metabolit sekunder. Salah satu fungsi metabolit sekunder adalah sebagai chemical defense terhadap serangan organisme termasuk hama dan patogen.

Ia menyebutkan, contoh tanaman yang bisa dijadikan pestisida nabati yaitu Gomphrena globosa (Amaranthaceae) dan A. Galanga yang terbukti dapat menekan populasi larva P. Xylostella pada tanaman kubis.

Selain itu, perasan daun tembakau (Nicotiana tabacum/Solanaceae) juga bisa digunakan untuk mengendalikan beberapa hama. Dari famili Clusiaceae, ekstrak getah dan kulit batang Calophyllum soulattri juga mampu membasmi hama jenis C. Pavonana hingga 64,8%.

Walaupun pestisida nabati lebih aman daripada pestisida sintetik, Dadang menyadari beberapa dapat berdampak buruk bagi serangga berguna, seperti antropoda tanah dan tanaman budidaya. Untuk itu pengujian secara komprehensif diperlukan untuk menguji kelayakannya.

Dadang menilai, pengembangan pestisida nabati di Indonesia masih sangat terbuka seiring dengan kebutuhan masyarakat akan produksi pertanian sehat. Jika tidak dapat menggantikan peran pestisida sintetik sepenuhnya, paling tidak pestisida nabati dapat berperan mengurangi penggunaan pestisida sintetik dan menjadi alternatif dalam pengendalian OPT di Indonesia. (IPB/IK-SS)

Check Also

Biaya-Dinas-Pejabat-Sedot-Anggaran-Dikti

Kemdikbud Dapat Anggaran 40 Trilyun dari RAPBN 2018

Edupost.id – Dalam rapat kerja antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *