Selasa , 23 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Peneliti UGM Ciptakan Alat musik Gamelan dari Kayu

Peneliti UGM Ciptakan Alat musik Gamelan dari Kayu

YOGYAKARTA – Alat musik gamelan umumnya terbuat dari bahan logam dan berukuran cukup besar. Namun di tangan peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Adhi Susanto, alat musik gamelan bisa didesain dari bahan kayu dengan ukuran yang lebih kecil.

Walau demikian, alat musik gamelan tersebut mampu menghasilkan bunyi seperti suara gamelan aslinya. Adhi melengkapi alat musik gamalen seperti kendang, bonang, gambang, kendang, kempul dan gong dengan sensor yang menggunakan teknologi gamelan elektronik atau gameltron. “Untuk kendangnya sudah jadi. Sedang diselesaikan bonang, kethuk dan gong,” terangnya.

Guru Besar emeritus dari Jurusan Teknilk Elektro Fakultas Teknik UGM ini menjelaskan, setiap kali gamelan kayu dimainkan akan menghasilkan bunyi gamelan karena muncul suara dari gamelan elektonik atau bisa disebut gameltron. Adhi menambahkan, gamelan kayu ini hanya memerlukan ruangan berukuran 4×4 meter persegi.

Adhi menyebutkan, pembuatan gamelan dari logam terbilang sulit. Setiap pengrajin pengrajin gamelan umumnya hanya mampu memproduksi maksimal dua set gamelan setiap tahunnya. Bahkan satu set gamelan yang bagus harganya bisa mencapai empat hingga lima ratusan juta. “Biaya untuk membuat gamelan memang mahal, makanya setiap pengrajin hanya bisa produksi 2 set per tahun,” tuturnya.

Ia kini tengah mengkombinasikan gamelan eletronik yang diciptakannya pada era 1970-an. Ia berharap sebelum akhir tahun ini, gamelan kayu tersebut bisa ditampilkan pada kegiatan Dies Natalis UGM. “Tentu sebaiknya dimainkan oleh pemain yang juga professional,” tuturnya.

Adhi berharap, temuannya ini akan lebih mengakrabkan anak-anak dengan musik gamelan. “Kita ingin anak-anak mengenal gamelan sedini mungkin,” ucapnya. (UGM/IK-SS)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN Masih Dibuka hingga 9 Mei

Edupost.id – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih dibuka hingga besok, 9 Mei …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *