Senin , 25 September 2017
Home / Kabar Kampus / Peneliti Unpad Ciptakan Penyaring Air Banjir Jadi Siap Minum
ilustrasi (Anonim)

Peneliti Unpad Ciptakan Penyaring Air Banjir Jadi Siap Minum

Edupost.id – Krisis air bersih setidaknya menjadi satu masalah utama yang dihadapi masyarakat terdampak banjir.Kondisi ini mendorong peneliti Unpad, Sri Yusnita Irda Sari berusaha mencari solusi mendapatkan air bersih secara murah dan efisien dengan menciptakan alat penyaring air banjir agar siap minum.

Ia menilai, bantuan logistik berupa air galon maupun mineral untuk korban terdampak banjir tidak efektif. “Kita tahu, (kapasitas) air galon/mineral botol seperti itu jumlahnya sedikit, penyalurannya agak sulit jika aksesnya terputus. Sampah yang dihasilkan dari botol bekas pakai justru akan membuat masalah baru,” ujar Sri.

Berangkat dari kondisi tersebut, Sri melalui Pusat Studi Teknologi Kesehatan FK Unpad bekerja sama dengan PT. Holland for Water selaku pembuat saringan air bermerek “Nazava” mengembangkan prototipe alat penyaring air yang mampu mengubah air banjir/ tercemar menjadi air layak minum. Prototipe teknologi bertajuk “Telaga (Teknologi Pelepas Dahaga)” ini mampu menjawab kebutuhan penyediaan air bersih untuk masyarakat terdampak secara murah, efektif, dan efisien.

Prototipe “Telaga” ini pun berhasil meraih juara sebagai salah satu inovasi terbaik Indonesia dalam menghadapi banjir. Adalah organisasi dunia “International Federation of Red Cross and Red Cressent Society” bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia yang mengadakan Lomba Innovation Challenge dengan tema Flood Resilience. Lomba ini diadakan untuk menemukan inovator dari Indonesia yang mempunyai ide dan gagasan yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam menghadapi bencana banjir.

Saat ini, Sri tengah menyelesaikan program Doktornya dengan disertasi terkait kontaminasi air minum dan sanitasi. Ia berharap prototipe ini dapat dikembangkan lebih baik hingga menjadi produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Ke depannya, jika memungkinkan kami akan buat proposal penelitian yang lebih baik, kemudian bisa cari funding untuk bisa mengembangkan prototipe yang lebih bagus dan bisa benar-benar dipakai di masyarakat,” ungkapnya.  (Unpad/IK-SS)

Check Also

Guru Besar Unpad Terima Penghargaan dari Presiden RI

Guru Besar Unpad Terima Penghargaan dari Presiden RI

Edupost.id – Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Unpad, Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *