Senin , 11 Desember 2017
Home / Kabar Kampus / Rektor Minta Alumni S2 UGM Pulang Kampung
Rektor-Minta-Alumni-S2-UGM-Pulang-Kampung
Rektor UGM, Dwikorita Karnawati. (Foto: antara)

Rektor Minta Alumni S2 UGM Pulang Kampung

Edupost.id – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati meminta seluruh alumni S2 UGM untuk pulang ke daerah masing-masing untuk mendarmabaktikan ilmunya. Pernyataan ini disampaikan Rektor dalam pidato sambutan wisuda program Pascasarjana di Grha Sabha Pramana Rabu beberapa waktu lalu.

“Saya berharap saudara setelah wisuda ini kembali ke daerah asal, mendarmabaktikan ilmu, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh,” kata Rektor.

Pada kesempatan ini, UGM mewisuda 1.074 lulusan program pascasarjana terdiri 966 master, 75 spesialis dan 33 doktor. Masa studi rata-rata untuk lulusan master adalah 2 tahun 19 bulan, jenjang spesialis 4 tahun 5 bulan dan program doktor 5 tahun 5 bulan.

Theodorus Yoga Mahendraputra dari Prodi S2 Teknik Elektro tercatat sebagai lulusan yang memiliki waktu studi tersingkat pada program magister, dengan waktu 15 bulan 20 hari. Untuk jenjang spesialis, waktu studi tercepat diraih Vincensia Maria dari Prodi Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi yang lulus dalam waktu 33 bulan 19 hari. Sedangkan program doktor diraih Ervia Yudiati dari Prodi S3 Ilmu Pertanian yang lulus dalam waktu 33 bulan 16 hari.

Dalam wisuda kali ini, lulusan termuda program magister diraih Nifty Fath dari Prodi S2 Teknik Elektro yang lulus pada usia 21 tahun 7 bulan 28 hari. Sedangkan program spesialis, diraih Andre Lukas dari Prodi Penyakit Syaraf Fakultas Kedokteran yang lulus pada usia 27 tahun 3 bulan 19 hari. Sementara, lulusan termuda untuk program doktor diraih Surahma Asti Mulasari dari Prodi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran yang meraih gelar doktor pada usia 33 tahun 9 bulan 5 hari.

Nilai IPK rata-rata untuk lulusan program magister adalah 3,56, sedangkan lulusan spesialis 3,67 dan program doktor 3,76. Peraih IPK tertinggi untuk program master diraih Kevin Cleary Wanta dari Prodi Teknik Kimia dengan IPK 4,00. Sementara IPK tertinggi untuk program spesialis diraih Kosno Suprianto dari Prodi Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi dengan IPK 3,96. Sedangkan untuk jenjang S3, IPK tertinggi diraih Regina Melianawati Sudjono dari Prodi Ilmu Biologi dengan IPK 4,00. (Andi)

Check Also

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Sawit Jadi Gas Hidrogen

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Sawit Jadi Gas Hidrogen

Edupost.id – Limbah sawit cair berupa Palm Oil Mill Effluent (POME) dari industri sawit belum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *