Jumat , 26 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Rektor UNJ Resmi Aktifkan Ketua BEM Sebagai Mahasiwa

Rektor UNJ Resmi Aktifkan Ketua BEM Sebagai Mahasiwa

Edupost.id, Jakarta – Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Djaali, malam ini resmi mengeluarkan SK Nomor 02/SP/2016 tentang pengaktifan kembali Ronny Setiawan sebagai mahasiswa UNJ. Hal tersebut karena kedua belah pihak bersedia melakukan dialog dan islah dalam menyelesaikan masalah sehingga tercipta perdamaian.

Senin (4/1) lalu, Djaali mengeluarkan SK untuk memberhentikan Ronny sebagai mahasiswa UNJ. “Dasar pertimbangannya, karena Ronny dianggap telah menyebarkan isu, pernyataan atau informasi di sosial media sehingga terjadi fitnah dan penghinaan terhadap rektor,” ujarnya pada Edupost.id (6/1). Lanjutnya, perbuatan tersebut dapat menimbulkan keresahan serta kesimpangsiuran informasi yang multitafsir mengenai kebijakan yang diterapkan UNJ.

Ronny dimediasi oleh ikatan alumni UNJ untuk meminta maaf pada rektor. Menurut Djaali, ini merupakan ujian bagi UNJ, namun tersimpan hikmah didalamnya. Beberapa isu yang tersebar sehingga menimbulkan masalah adalah akan dipindahkannya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dari kampus A ke kampus B. Lalu, parkiran kendaraan yang dirasa sudah tidak aman, pemberlakuan jadwal KKN yang tidak sesuai, UKT, dan beberapa permasalahan lainnya.

Sebelum Rapat Pimpinan (RaPim) digelar untuk mencopot SK, Ronny dan beberapa temannya harus memberikan klarifikasi dalam penyebaran-penyebaran isu yang telah dibuat dan harus meminta maaf. Tujuannya, agar tidak berdampak buruk terhadap iklim akademik dan aktifitas kampus UNJ secara keseluruhan. Pencabutan SK Nomor 01/SP/2016 tentang pemberhentian Ronny sebagai mahasiswa UNJ, kepentingan dan kemaslahatan bersama dalam menciptakan suasana kampus yang kondusif dan berlandaskan kekeluargaan.

Djaali menambahkan, semua yang terjadi ini merupakan proses pendidikan. “Ini diibaratkan bahwa Rektor sebagai ayah, ikatan alumni sebagai kakak, sedangkan Ronny sebagai anak. Jadi, perselisihan antara ayah dan anak, dimediasi oleh kakak,” ungkapnya. Hingga saat ini, tidak ada masalah lagi antara rektor dan BEM, khususnya Ronny.  Namun, Ronny harus bersedia untuk tidak mengulangi hal tersebut yang tertuang dalam Pernyataan Bersama. (Reza)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN Masih Dibuka hingga 9 Mei

Edupost.id – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih dibuka hingga besok, 9 Mei …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *