Sabtu , 20 Oktober 2018
Home / Kabar Kampus / Respon Kebutuhan Zaman Now, Unpad Buka Dua Prodi Baru
Universitas Padjajaran (unpad)
Universitas Padjajaran (Unpad)

Respon Kebutuhan Zaman Now, Unpad Buka Dua Prodi Baru

Edupost.id – Pada tahun akademik 2018/2019 mendatang, Universitas Padjadjaran akan membuka dua program studi (prodi) baru pada jenjang sarjana. Kedua prodi baru ini adalah Bisnis Digital pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Aktuaria pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan, dibukanya prodi Bisnis Digital dan Aktuaria juga merupakan respons kebutuhan global terkait tantangan revolusi industri ke-4. “Ini merespons kebutuhan global ‘zaman now’,” ujar Rektor.

Prodi Bisnis Digital memiliki kekuatan pada pembelajaran bisnis menggunakan teknologi digital. Prodi ini dikembangkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia di bidang penguasaan start up digital, market place, big data, hingga artificial intelligence.

Untuk tahun akademik 2018/2019, prodi bisnis digital pertama di Indonesia ini dibuka dengan daya tampung 40 mahasiswa. Pendaftaran untuk prodi ini dibuka melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Para pengajar disiapkan tidak hanya dari FEB, tetapi juga lintas sektor keilmuan. Materi terkait implementasi Undang-undang ITE, misaslnya, diajar oleh dosen dari Fakultas Hukum. Unpad juga akan memperluas kerja sama dengan praktisi bisnis yang sudah bergerak di bidang bisnis digital.

Sementara untuk prodi Aktuaria, Rektor menjelaskan, prodi ini dibuka dalam rangka pemenuhan tenaga aktuaris di Indonesia. Tenaga ini dibutuhkan salah satunya untuk menghitung risiko dalam aktivitas bisnis, terutama di bidang asuransi.

“Tenaga Aktuaris belum banyak, padahal menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, Aktuaris ini sangat dibutuhkan,” jelas Rektor.

Prodi Aktuaria dibuka dengan daya tampung 50 mahasiswa. Seperti prodi Bisnis Digital, pendaftaran prodi dibuka melalui jalur SBMPTN.

Dua prodi ini dibuka untuk menjawab tantangan menghadapi perubahan global saat ini. Sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo dalam Dies Natalis ke-60 Unpad, disebutkan bahwa perguruan tinggi, termasuk Unpad, didorong untuk membuka program studi yang tidak konservatif.

Check Also

smartphone android

Tes SBMPTN di Kampus Ini Hanya Pakai Smartphone Android

Edupost.id – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 diselenggarakan dengan dua cara yaitu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=