Rabu , 26 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Saat Mahasiswa UNY Berkolaborasi dengan Mahasiswa Jepang

Saat Mahasiswa UNY Berkolaborasi dengan Mahasiswa Jepang

YOGYAKARTA – Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta berkolaborasi dengan mahasiswa Yamaguchi University Jepang. Sinergi tersebut menghasilkan dua konsep desain teknologi yaitu alat transportasi ramah lingkungan untuk kawasan Malioboro serta mesin penanam kedelai.

Kedua konsep desain tersebut dipresentasikan kelompok mahasiswa UNY Yamaguchi di depan dosen Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY dan Pembimbing dari Yamaguchi, Shigeyuki Haruyama.

Kelompok pertama terdiri dari Yuki Ekimoto, Muhammad Bardan, Yondi Akhirudin, serta Risna Sari Dewi mencoba mengembangkan alat transportasi ramah lingkungan untuk kawasan Malioboro. Alat yang ingin mereka kembangkan adalah becak listrik. Risna Sari, salah satu anggota kelompok, menuturkan bahwa pihaknya memimpikan kawasan Malioboro, sebagai landmark Yogyakarta, dapat terbebas dari polusi.

Kemudian, kelompok kedua yang terdiri dari Sato Akinori, Ilham Surtani, Aris Munandar, dan Intan Ratnasari mempresentasikan mesin penanam kedelai. Risna, salah satu anggota kelompok, menerangkan bahwa alatnya ini dapat mempercepat proses penanaman biji kedelai.

Selama ini, penanaman biji kedelai masih dilakukan dengan cara tradisional yakni melubangi tanah dengan bambu kemudian memasukan biji satu per satu. Kini hal tersebut bisa terbantu dengan alat ciptaan mahasiswa ini. Alat itu mampu melubangi dan juga menempatkan benih kedelai langsung pada tiap lubang sehingga proses penanaman kedelai akan lebih efisien.

Wagiran, Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY memberikan apresiasi pada kosep teknologi dari kedua kelompok mahasiswa itu. Ia menilai, mahasiswa telah bekerjasama dengan cukup gigih sehingga dapat menyelesaikan konsep desain tersebut sesuai dengan target yang ditetapkan. (UNY/IK-SS)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *