Kamis , 24 Agustus 2017
Home / Kabar Kampus / SBMPTN 2016, UI Gunakan Alat Detektor Kecurangan
SBMPTN
Peserta mengikuti SBMPTN (foto: Edupost)

SBMPTN 2016, UI Gunakan Alat Detektor Kecurangan

Edupost.id, Depok – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 akan dimulai akhir Mei ini. Universitas Indonesia menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ujian. Untuk itu, UI telah menyiapkan beberapa hal diantaranya menyediakan alat detektor demi mengantisipasi terjadinya kecurangan. Alat tersebut menggunakan teknologi dengan mengacak sinyal yang ada.

“Intinya alat detektor itu dapat mendeteksi kecurangan peserta yang menggunakan teknologi canggih dalam melakukan kecurangan,” ujar Kepala Humas UI, Rifelly kepada Edupost.id.

Selain menggunakan alat, tambah Rifelly, UI juga membuat lebih dari 20 kode soal secara acak. Kode tersebut hanya panitia yang tahu sehingga kecurangan dapat dihindari. Pencetakan soal juga hanya dilakukan di tempat yang diketahui panitia pusat.

Adapun mengenai ketentuan SBMPTN, semuanya dikeluarkan panitia pusat. “Tidak ada yang khusus,” tegasnya.

Terkait kuota untuk SBMPTN 2016, ia menyebutkan tidak ada penambahan. Tahun lalu kuota yang ditetapan sebesar 30 persen dan tahun ini sebesar 40 persen. Kuota 40 persen berasal dari keseluruhan mahasiswa S1 reguler atau sebanyak 1800 orang calon mahasiswa. Pihak UI tidak menyediakan tes atau bekerjasama dengan pihak manapun dalam penyelenggaraan persiapan SBMPTN.

Sedangkan untuk lokasi ujian, Rifelly menambahkan selain UI, terdapat beberapa kampus lainnya. “Jakarta panloknya UNJ, UI, UIN, UPN. Peserta tidak bisa memilih lokasi ujian. Peserta hanya bisa memilih wilayah tempat ujian. Misalnya untuk Jakarta ada di wilayah 1,” tuturnya. (Nisa)

Check Also

Juarai MTQMN XV, Ismal Hafidz Tak Mau Sombong

Juarai MTQMN XV, Ismal Hafidz Tak Mau Sombong

Edupost.id – Ismail Hafidz, mahasiswa Universitas Indonesia ini berhasil meraih juara pertama di ajang Musabaqah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *