Jumat , 20 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Segarnya Yogurt Tempe Karya Mahasiswa UNY
Segarnya-Yogurt-Tempe-Karya-Mahasiswa-UNY
Segarnya yogurt tempe karya mahasiswa UNY (foto: UNY)

Segarnya Yogurt Tempe Karya Mahasiswa UNY

Edupost.id – Selama ini tempe dikenal sebagai salah satu lauk pelengkap saat makan. Kini di tangan mahasiswa UNY, tempe diolah menjadi minuman yogurt yang menyegarkan. Bahkan, minuman ini berkhasiat menurunkan kolesterol.

Mahasiswa UNY tersebut yaitu Aida Lulu Arifah Shalihah, Reka Audina dan Ade Bagus Fadillah, ketiganya dari Prodi Pendidikan Teknik Boga Fakultas Teknik (FT). Kemudian, Sonia Latifah dan Wulansari, keduanya dari Prodi Biologi Fakultas MIPA.

Menurut Aida Lulu Arifah Shalihah, beberapa manfaat yoghurt bagi kesehatan antara lain dapat membuat pencernaan lebih sehat, mampu mengatasi diare, dapat mencegah resiko terserang darah tinggi, mampu mencegah osteoporosis karena memiliki kandungan vitamin D dan kalsium, dan mengandung berbagai zat yang bergizi yang sangat berguna untuk mencegah kanker.

“Selain itu, konsumsi susu fermentasi atau yoghurt terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh,” ujar Aida.

Reka Audina menambahkan bahwa tempe bermanfaat sebagai sumber protein. Pada 100 gram tempe mengandung sekitar 20,8 gram protein dan kandungan serat 1,4 gram yang dapat membantu menurunkan kolesterol. “Dalam hal ini, belum banyak masyarakat yang telah mengetahui dan merasakan manfaat dari yoghurt tempe,” kata Reka.

Wulansari menjelaskan, Bahan yang diperlukan adalah tempe kedelai, susu skim, susu UHT, gula pasir, air dan starter yoghurt streptococcus thermophilus dan lactobacillus bulgaricus” katanya.Alat yang diperlukan yakni blender, saringan, panci perebus, termometer, kompor, inkubator dan cup yoghurt. Dalam pembuatan yoghurt tempe membutuhkan waktu untuk proses  fermentasi yakni sekitar 8 jam dengan suhu 43 derajat celcius dalam inkubator.

Cara membuatnya tempe direbus dalam air mendidih kemudian diblender dan disaring. Ini menghasilkan ekstrak tempe dan ampasnya. Ekstrak tempe kemudian dicampur dengan 10% gula dan 5% susu skim serta susu UHT lalu dipasteurisasi dan didinginkan.Lalu dicampur dengan streptococcus thermophilus dan lactobacillus bulgaricus dengan perbandingan 1 : 1, dan  diinkubasi selama 8 jam dengan suhu 43 derajat celcius. Yoghurt tempe telah siap dikonsumsi.

Karya ini berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan tahun 2016. (UNY/ IK-SS)

 

Check Also

Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)

Mahasiswa UNS Ciptakan Aplikasi Bimbingan Belajar Cariles

Edupost.ID- Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, berhasil …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *