Kamis , 30 Maret 2017
Home / Kabar Kampus / Shampo Kulit Jeruk Buatan Mahasiswa UNY Ini Ampuh Basmi Ketombe

Shampo Kulit Jeruk Buatan Mahasiswa UNY Ini Ampuh Basmi Ketombe

YOGYAKARTA – Banyak orang mulai beralih menggunakan shampo berbahan dasar alami karena dinilai lebih aman. Namun, produk shampo anti ketombe yang berbahan dasar kulit jeruk nipis masih belum ada di pasaran. Karena itu, tim mahasiswa UNY berinisiatif mengembangkan shampo dari kulit jeruk nipis yang dinamai Skuter, singkatan dari “shampo kulit jeruk”.

Tim mahasiswa itu terdiri dari Nurul Hidayah, Sekar Latri, dan Anggrahini Dwi Puspitosari dari Prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi, serta Yuli Anita dari Prodi Pendidikan Matematika dan Intasari dari Prodi Pendidikan Kimia Fakultas MIPA.

Intasari menambahkan bahwa jeruk nipis secara kimia memiliki unsur-unsur senyawa yang dapat menggantikan fungsi obat kimiawi untuk mengatasi ketombe di antaranya limonen, linanin asetat, asam sitrat, minyak asitri, belerang (sulfur), posfor dan vitamin C.

Sekar Latri menjelaskan cara pembuatan shampo Skuter.Kulit jeruk nipis dicuci bersih dan dipotong menjadi potongan lebih kecil. Kulit jeruk nipis kemudian dihaluskan dengan blender dengan menambahkan aquadest sebanyak 60 ml. Kemudian disaring menggunakan kain saring sehingga diperoleh sari jeruk nipis. Lalu dimasukkan ke dalam blender dan ditambahkan methyl paraben sebanyak 1 gram. Setelah sari jeruk nipis dan methyl paraben tercampur rata, tambahkan natrium bicarbonate sebanyak 2 gram, natrium lauryl sulfat sebanyak 30 gram, dan fragrance sebanyak 2 tetes atau 0,1 ml.

Setelah semua bahan tercampur hingga mengental, cairan tersebut didiamkan di dalam wadah yang rapat selama satu hari. Hal tersebut bertujuan agar tingkat kekentalan shampo lebih berkualitas dan shampo memiliki kadar pH sesuai standar shampo yaitu + 5. Jika cairan sudah siap maka langkah selanjutnya yaitu pengemasan menggunakan botol shampo berukuran 100 ml. Botol tersebut selanjutnya ditempel stiker dan disegel.

Anggrahini menyebutkan, shampo Skuter dikemas dalam botol plastik 100 ml dan dijual dengan harga Rp9.000,00. HIngga Agustus 2015, Skuter telah diproduksi sebanyak 1.180 botol dan laku dipasaran sebanyak 1.149 botol. Konsumen Skuter juga berasal dari luar kota seperti Klaten, Purworejo, Jakarta, Madiun, Magetan, bahkan sampai Lampung, Jambi, Aceh, Gorontalo, dan Pontianak.

Kreativitas mahasiswa ini berhasil meraih dana Dikti melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) dan berhasil lolos untuk berlaga dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) tahun 2015 di Kendari. (UNY/IK-SS)

Check Also

lomba karya tulis internasional

Lomba Karya Tulis Internasional bagi Anak-anak dan Remaja

Edupost.id – Lomba Karya Tulis Internasional bagi Anak-anak dan Remaja ini diadakan oleh Departemen Pengembangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *