Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Terobosan UNS, Presensi Mahasiswa melalui Aplikasi Mobile
Terobosan UNS, Presensi Mahasiswa melalui Aplikasi Mobile
Terobosan UNS, Presensi Mahasiswa melalui Aplikasi Mobile (foto: UNS)

Terobosan UNS, Presensi Mahasiswa melalui Aplikasi Mobile

Edupost.id – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta membuat terobosan baru dalam sistem presensi perkuliahan mahasiswa. UNS menciptakan “Presensi Mobile UNS” yakni aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di Play Store. Aplikasi ini akan diterapkan mulai semester depan tahun ajaran 2016/2017.

Koordinator Layanan Pengembangan Perangkat Lunak, Winarno menyampaikan, aplikasi ini merupakan peningkatan dari aplikasi presensi berbasis website yang pengerjaan input data presensi mahasiswa dilakukan oleh operator di tingkat program studi (prodi) maupun fakultas.

Kendala yang terjadi pada aplikasi berbasis website, lanjutnya, beberapa operator sering mengalami keterlambatan saat melakukan input data presensi. Hal tersebut karena banyaknya data yang harus dimasukkan secara manual satu per satu ke sistem informasi akademik (SIAKAD) UNS. “Ketika perkuliahan selesai dan daftar presensi sudah di tangan operator, kadang operator tidak langsung meng-entry, mungkin 2 sampai 3 hari bahkan seminggu bari di-entry,” ujar Winarno.

Padahal data presensi tersebut sangat penting karena terkait dengan syarat pelaksanaan ujian akhir semester (UAS). Syarat mahasiswa untuk mengikuti UAS adalah kehadiran mereka harus tercatat minimal 75 persen dari total 16 kehadiran dalam satu semester, yakni 12 kehadiran. Ketika evaluasi menjelang pelaksanaan UAS dan pemeriksaan presensi mahasiswa, pelaksana UAS mengalami kebingungan untuk memutuskan apakah mahasiswa pantas menjadi peserta UAS.

“Apalagi kalau sudah di penghujung tahun itu pekerjaan sering overload, para operator itu dipaksa untuk menyelesaikan program kerja oleh unit, sehingga data presensi sering terbengkalai dan tidak ter-entry,” terang Winarno.

Untuk menanggulangi kecurangan pada presensi manual seperti titip absen, Winarno mengaku bahwa pihaknya sudah memiliki langkah preventif. Setelah handphone selesai digunakan untuk presensi, salah satu mahasiswa dipanggil untuk melakukan approval apakah data presensi sudah benar, baik jumlah mahasiswa yang berangkat kuliah maupun yang memiliki izin untuk tidak berangkat. Setelah salah satu mahasiswa melakukan approval, data akan tersimpan otomatis di SIAKAD karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan SIAKAD. (UNS)

Check Also

Mahasiswa UNS Bantu Korban Kebakaran dengan Aptucos

Mahasiswa UNS Bantu Korban Kebakaran dengan Aptucos

Edupost.id – Tim mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menciptakan alat pemurni udara inovatif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *