Jumat , 22 September 2017
Home / Kabar Kampus / UB Siapkan 600 Komputer untuk CBT SBMPTN Tahun Ini
unbraw
Universitas Brawijaya (UB)

UB Siapkan 600 Komputer untuk CBT SBMPTN Tahun Ini

Edupost.id – Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yakni dibagi menjadi dua jenis ujian, Computer Based Test (CBT) dan Paper Based Test (PBT/ujian tulis). Untuk itu, Universitas Brawijaya (UB) menyiapkan 600 komputer untuk CBT SBMPTN tahun 2017.

“Tahun ini, UB menyediakan 600 unit komputer, sedangkan Universitas Negeri Malang sebanyak 800 unit dan Universitas Islam Negeri Maliki sebanyak 250 unit. UB sebagai Ketua Panitia Lokal Malang, memfasilitasi 1.650 unit komputer. Untuk di UB sendiri lokasi ujiannya akan disebar di beberapa titik, seperti di TIK Rektorat, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Komputer dan beberapa fakultas lain,” terang Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kusmartono di hadapan wartawan beberapa waktu lalu.

Kusmartono menerangkan, hal yang perlu diperhatikan para peserta ujian tahun ialah panlok tidak mempersiapkan komputer cadangan. “Jika ada listrik yang padam maka para peserta tidak diijinkan mengisi ujian tulis. Antisipasi dari kami adalah menyediakan genset sebagai cadangan listrik. Masing-masing kampus akan memiliki koordinator yang membawahi koordinator ruang ujian. Sebelum pelaksanaan, akan ada koordinasi dengan penanggungjawab pada masing-masing ruang,” tuturnya.

Ia menambahkan, jumlah CBT yang direncanakan Panitia Pusat untuk tahun 2017, sebanyak 30.000 peserta. “Sistematika pendaftarannya akan dibagi selama jangka waktu pendaftaran. Jumlah kuota CBT akan dibatasi pada setiap harinya. Jika kuota hari tersebut sudah dipenuhi untuk CBT, maka peserta yang ingin mendaftar harus menunggu pada hari berikutnya atau memilih untuk ujian tulis,” ucapnya.

Karena itu, ia mengingatkan para peserta agar berhati-hati saat pengisian. “Jika tidak mau mengambil resiko, dapat memilih ujian tulis. Spesifikasi komputer juga akan disesuaikan dengan standar Panitia. Selain itu juga soalnya akan diacak,” tegasnya. (UB/ IK-SS)

Check Also

Peneliti UB Olah Rambut Jagung Jadi Tabir Surya

Edupost.id – Melimpahnya limbah rambut jagung tanpa pengolahan yang memadai menginspirasi peneliti Universitas Brawijaya, Rosalina Ariesta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *