Jumat , 21 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / UGM Bahas tentang Peran Pemuda dalam Pembangunan

UGM Bahas tentang Peran Pemuda dalam Pembangunan

Edupost.ID, Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) Universitas Gajah Mada mengadakan seminar nasional bertajuk “Optimalisasi Peran Pemuda dalam Mewujudkan Pembangunan Indonesia yang Berkelanjutan”. Seminar ini diadakan pada Sabtu lalu di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri (PKKH) UGM dalam rangka perayaan ulang tahun ke-8 HMP (Sewindu).

Hadir sebagai pembicara Siti Syamsiah (Dosen Ugm) dan Gamal Albinsaid (CEO Indonesia Medika) peraih penghargaan HRH The Princes of Wales Young Sustainability Enterpreneurship First Winner 2014. Ridwan Kamil yang dijadwalkan hadir, tidak dapat datang karena ada agenda lain. Acara dimulai pada pukul 8 dan diakhiri pada pukul 12. Adapun peserta yang hadir mencapai 300 orang.

Ketua panitia, Robi Arianta Sembiring mengatakan, “kami ingin mengajak teman-teman pemuda untuk aktif memberikan ide dan gagasan tentang sustainable development goal sebagai isu yang lagi hangat di dunia.”

Robi menyebutkan, perlu adanya pola pikir baru. Alam ini bukan merupakan warisan nenek moyang, akan tetapi warisan untuk anak cucu. Robi mengatakan bahwa saat ini sedang gencar dilaksanakan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan itu mengarah pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Indonesia sebagai bagian dari bangsa di dunia seharusnya bisa berperan dalam hal ini.

Pembicara pertama, Siti Syamsiah memaparkan mengenai silent spring, sustainable development goal, dan apa yang pemuda bisa lakukan untuk pembangunan berkelanjutan. Siti Syamsiah berpesan pada para pemuda bahwa pembangunan yang diadakan sekarang seharusnya tidak hanya berdampak untuk saat ini saja, tapi untuk generasi yang akan datang.

Sedangkan Gamal Albinsaid banyak menjelaskan tentang kontribusi yang ia lakukan untuk negeri terkait permasalahan kesehatan dan sampah. Gerakan yang ia lakukan sederhana, namun berdampak besar. Setiap bulan, masyarakat diminta mengumpulkan sampah senilai 10 ribu untuk ditukar dengan asuransi kesehatan. Gerakan semacam ini sangat bisa dilakukan mahasiswa, karena awalnya Gamal memulainya dari sekumpulan mahasiswa.

Acara ini merupakan salah satu dari 6 rangkaian acara Sewindu. Selain seminar terdapat acara donor darah, call for essay yang finalisnya akan mempresentasikan essainya dalam acara hari ini, Sarasehan Budaya, dan turnamen futsal.  (Nurfi)

Check Also

Deklarasi Anti Radikalisme PTN PTS Jawa Barat

44 Rektor PTN PTS Jabar Deklarasi Cegah Radikalisme di Kampus

Bandung – Kekhawatiran akan menurunnya semangat nasionalisme dan cinta tanah air serta makin jauhnya penghayatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *