Minggu , 11 Desember 2016
Home / Kabar Kampus / UGM Buat Aplikasi Discover Bantu Penyandang Disabilitas
UGM Buat Aplikasi Discover Bantu Penyandang Disabilitas
UGM Buat Aplikasi Discover Bantu Penyandang Disabilitas (foto: UGM)

UGM Buat Aplikasi Discover Bantu Penyandang Disabilitas

Edupost.ID – Kaum Disabilitas seringkali mengalami gangguan dalam memakai layanan public akibat keterbatasan fisiknya. Untuk membantu penyandang disabilitas dalam beraktivitas, khususnya dalam menggunakan layanan public, mahasiswa UGM mengembangkan aplikasi yang disebut “Discover”.

Aplikasi ini dirancang oleh tiga mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM. Mereka adalah Andreas Gandhi Hendra Pratama, Ricky Julianjatsono, serta Fajri Nurwanto.

“Discover ini merupakan platform berbasis android yang dapat memetakan dan meningkatkan layanan publik bagi difabel dengan pengumpulan data berbasis massa,” terang Andreas Gandhi, Jum’at (4/11) di Fakultas Teknik UGM.

Dalam pengumpulan data publik, aplikasi ini menggunakan metode crowdsourcing yakni melibatkan partisipasi publik secara luas dalam pengumpulan data. Selain itu, juga memanfaatkan analisis big data. Untuk saat ini Discover baru dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Rencananya, aplikasi ini akan dirilis pada pertengahan tahun 2017 mendatang.

Aplikasi ini berhasil membawa ketiga mahasiswa ini meraih juara pertama dalam kompetisi Ideation Challenge Asia-Pacific 2016 pada 21-23 Oktober lalu di Bangkok, Thailand. Dalam kompetisi yang diadakan oleh United National Development Programme Regional (UNDP) Asia-Pasifik, tim Discover berhasil menyisihkan 11 tim lain dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Sebelum melaju dalam final di tingkat Asia-Pasifik, sebelumnya mereka harus berkompetisi dan mempresentasikan gagasan proyek proposal di tingkat nasional. Selanjutnya, 15 tim dengan gagasan proposal terbaik diambil dalam Top 15 BIG IDEAS UNDP Indonesia.

“Awalnya kami tidak menjadi juara di tingkat ASEAN, tetapi kemudian dihubungi untuk masuk dalam top 15 nasional. Kami diminta untuk mempresentasikan dan mengisi proposal proyek sekali lagi untuk level Asia Pasifik dan akhirnya terpilih berangkat ke Bangkok mewakili Indonesia,” paparnya.

Tidak lupa, Andreas Gandhi mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap para difabel untuk ikut bergabung bersama mereka dalam upaya mewujudkan kota yang ramah dan layak bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Informasi lebih lanjut terkait “Discover’ dapat dilihat di www.thediscover.org atau di fanpage facebook.com/thediscoverindonesia. (Andi)

Check Also

UGM Juarai Kontes Robot Terbang Indonesia

UGM Juarai Kontes Robot Terbang Indonesia

Edupost.id – UGM berhasil menjuarai Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2016 yang dilaksanakan pada 23-26 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *