Rabu , 26 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / UGM Juara Umum Olimpiade Kedokteran Internasional
UGM Juara Umum Olimpiade Kedokteran Internasional
UGM Juara Umum Olimpiade Kedokteran Internasional (foto: UGM)

UGM Juara Umum Olimpiade Kedokteran Internasional

Edupost.ID – Delegasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) menjadi juara umum International Indonesian Medical Olympiad (IMO) di Universitas Pelita Harapan, 12-16 Oktober. Tim UGM berhasil mengantongi satu medali emas nasional, dua medali perak nasional, dan satu medali perunggu internasional.

Medali emas berhasil diraih Arinal Chairul Achyar dan Kadek Dwi Wira Sanjaya dari kategori Uroreproduction. Sedangkan dua medali perak berhasil diperoleh Maria Fransiska Pudjohartono dan Marcellus dari kategori digestive serta Bernadeta Fuad Paramita Rahayu dan Danny Agus Pramana Wahyudi di kategori muskoskeletal. Selain itu, medali perunggu internasional dipersembahkan oleh Jessica dan Audric Kenny Tedja pada kategori tropical infection.

“Sangat bersyukur delegasi FK UGM dapat menyabet gelar juara umum pada kompetisi bergengsi ini,” kata Audric Kenny, Selasa (18/10) di Kampus FK UGM.

Ia mengatakan, IMO diikuti 628 delegasi yang terbagi dalam 314 tim dari 68 kampus kedokteran di Indonesia, Filipina, serta Malaysia. Kompetisi tahunan yang diadakan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) ini mempertandingkan enam kategori lomba meliputi dua kategori tingkat internasional dan empat kategori internasional. Kategori internasional yakni Neuro-Psikiatri dan Tropical Infection, sedangkan kategori tingkat nasional yaitu Digestive, Cardio-Respiratory, Musculoskeletal, dan Urogenital-Reproductive.

Dalam kompetisi IMO, seluruh peserta harus melalui tiga tahapan seleksi lomba yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final. Dalam babak penyisihan setiap tim diberikan 120 soal pilihan ganda dan 20 soal yang menguji kemampuan identifikasi anatomi, histologi, mikrobiologi, dan pemeriksaan penunjang kesehatan.

Selanjutnya, 12 tim terbaik yang lolos ke semifinal kembali berkompetisi mengerjakan 60 soal pilihan ganda. Selain itu, juga dihadapkan dengan pasien simulasi untuk melakukan pemeriksaan, edukasi pasien, dan peresepan obat. Berikutnya, pada babak final 5 tim terbaik diminta untuk melakukan presentasi berdasarkan kasus yang diberikan oleh dewan juri. Disamping itu, dalam final dilaksanakan lomba cepat-tepat untuk menentukan tim terbaik. (Andi)

Check Also

Mahasiswa Unpad Raih Prestasi di AMUNC Hongkong

Mahasiswa Unpad Raih Prestasi di AMUNC Hongkong

Edupost.id – Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) meraih prestasi di Asia-Pacific Model United Nation Conference (AMUNC), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *