Selasa , 24 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / UGM Menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM Menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)

Edupost.id – Berbagai kegiatan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut gratis menjadi bagian dari acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo UGM Yogyakarta, 29  September – 1 Oktober. Acara ini terjalis atas kerjasama Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Unilever Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).

“Tahun ini BKGN mengambil tema Kenal dan Cegah Kebiasaan Buruk Terkait Kesehatan Gigi Anak. Kami ingin mengingatkan pentingnya peran orang tua, terutama ibu untuk mengenal dan mengetahui bagaimana mencegah kebiasaan yang berakibat buruk pada kondisi kesehatan gigi dan mulut anak,” ungkap Head of Professional Relationship Oral Care Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah.

Berbagai kegiatan edukasi untuk anak telah dipersiapkan dengan menggunakan media-media yang menarik. Salah satunya, menurut Ratu, melalui tayangan kartun. Hal ini diharapkan dapat menjadi upaya pencegahan dini terhadap penyakit gigi dan mulut seperti gigi berlubang (caries) yang banyak terjadi kepada anak-anak maupun orang dewasa.

Kepala Departemen Kesehatan Gigi Anak RSGM Prof. Soedomo, drg. Sri Kuswandari, M.S., Sp.KGA, Ph.D., menambahkan, banyak gangguan kesehatan gigi dan mulut pada anak ditimbulkan oleh kebiasaan-kebiasaan buruk. Kebiasaan itu sering dianggap sepele, misalnya kebiasaan mengedot serta mengemut makanan.

“Kebiasaan pada anak ini, salah satunya, dari orang tua yang biasanya memberi minum dengan dot sehingga anak-anak sulit lepas. Hal ini sebetulnya tidak apa-apa, asalkan tepat waktunya. Kalau tidak, bukan hanya berpengaruh ke caries tapi juga susunan gigi,” jelasnya.

Dekan FKG UGM sekaligus Ketua AFDOKGI menyebut, BKGN di UGM tahun ini menargetkan jumlah pengunjung mencapai 1.000 orang, dan 250 di antaranya adalah anak-anak. Untuk melayani kebutuhan pasien, FKG UGM telah menyiapkan 145 dokter gigi dan residen, 145 mahasiswa koas, serta 110 mahasiswa jenjang S1 untuk memberikan pelayanan terkait.

“Kami mengimbau masyarakat di Kota Yogyakarta memanfaatkan kehadiran BKGN di Rumah Sakit Gigi dan Mulut UGM yang memberikan pelayanan promotif, preventif, serta kuratif. Kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,” ujar Erwan. (Andi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *