Senin , 23 April 2018
Home / Kabar Kampus / UGM Tuan Rumah Konsorsium Perguruan Teknik Internasional
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM Tuan Rumah Konsorsium Perguruan Teknik Internasional

Edupost.id – Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah South East Asian Technical University Consortium (SEATUC) 2018 pada 12-13 Maret. Acara ini digelar bersamaan dengan Dies ke-72 Fakultas Teknik UGM dan International Annual Engineering Seminar (InAES 2018).

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh Shibaura Institute of Technology (Japan), Hanoi University of Science and Technology (Vietnam), Ho Chi Minh City University of Technology (Vietnam), King Mongkut’s University of Technology Thonburi (Thailand), Suranaree University of Technology (Thailand), Universiti Teknologi Malaysia (Malaysia), Institut Teknologi Bandung (Indonesia) dan Univeritas Gadjah Mada (Indonesia).

Ketua panitia acara, Indra Perdana mengatakan ada 190 tulisan dengan berbagai topik yang dibahas dalam SEATUC 2018. Sebanyak 190 proposal tulisan tersebut berasal dari para periset dan praktisi dari Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Indonesia.
Beberapa topik yang dibahas di antaranya Biotechnology and Life Sciences, Earth Science and Geomatics, Engineering Education, Green Advanced Materials, Green and Smart Transportation System dan Green Energy System.

Topik lainnya Hazard and Risk Management, Information Technology, Smart Systems and Automation, Sustainable Building and Infrastructure, Sustainable Environment dan Sustainable Urban and Regional Planning & Development.

“Di luar itu mereka juga mengadakan pertemuan khusus, spesial sesi yang membahas soal Green and Smart Community, Icl, Green and Smart Trasportation, Robotics and Communication System dan sesi lainnya soal Life Science, Implementation of Health and Longevity Society,” katanya.

South East Asian Technical University Consortium (SEATUC) adalah sebuah konsorsium perguruan tinggi yang dibentuk pada bulan Mai 2006 oleh Shibaura Institute of Technology (Japan) bersama partner beberapa perguruan tinggi di Asia Tenggara.

“Konsorsium ini secara rutin mengadakan simposium tahunan yang penyelenggaranya secara bergilir di antara anggota konsorsium,” tambahnya.

Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Nizam, mengakui teknologi memang pendorong untuk kemajuan dan perkembangan. Meski begitu, kemajuan diharapkan tidak mengorbankan kelestarian lingkungan.

Check Also

8.322 Maba UGM Ikuti PPSMB Tahun Ini

UGM Terima 2.141 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

Edupost.id – Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UGM, Djagal Wiseso Marseno mengatakan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=