Senin , 21 Mei 2018
Home / Kabar Kampus / UI Luncurkan Laboratorium Kendali Canggih Pertama di Indonesia
Universitas Indonesia (UI)
Universitas Indonesia (UI)

UI Luncurkan Laboratorium Kendali Canggih Pertama di Indonesia

Edupost.id – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengapresiasi peluncuran Smart Connected Engineering Campus Universitas Indonesia (UI). Program ini merupakan hasil kerjasama antara Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dengan Honeywell Hometown Solutions, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat.

“Smart Connected Engineering Campus penting untuk diterapkan di Indonesia. Kerjasama ini harus ditingkatkan lagi di perguruan tinggi lain terkait perkembangan teknologi terkini,” kata Nasir dikutip dari siaran persnya, Senin (5/03).

Kerjasama ini menurut Nasir adalah bentuk dukungan dari Amerika Serikat untuk memajukan perguruan tinggi dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Di era ini, penerapan teknologi menjadi elemen penting yang harus dilakukan, karena semua aktivitas manusia akan terdisrupsi, termasuk aktivitas pembelajaran di perguruan tinggi.

Untuk itu perguruan tinggi juga harus berbenah diri mengikuti perkembangan zaman, utamanya dalam penerapan teknologi di lingkungan kampus.

Smart Connected Engineering Campus merupakan laboratorium kendali canggih terhubung pertama di Indonesia. Laboratorium ini memungkinkan FTUI menerapkan konsep building integration yang biasa digunakan gedung-gedung modern.

Kemampuan integrasi yang bisa dilakukan di antaranya adalah sistem kontrol listrik untuk penghematan energi, akses kontrol pintu dengan kartu UI, pengawasan CCTV, pencatatan penggunaan energi listrik, dan monitoring alarm kebakaran.

Rektor UI Muhammad Anis mengatakan Smart Connected Engineering Campus menyajikan terkoneksinya berbagai fasilitas di kampus khususnya FTUI di dalam sebuah ruang kontrol.

“Diharapkan fasilitas ini menjadi penunjang penelitian dan peningkatan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi di era revolusi industri 4.0 serta menjadi contoh kemitraan perguruan tinggi dan industri secara berkelanjutan,” tuturnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=