Rabu , 20 September 2017
Home / Kabar Kampus / UI Membahas Solusi Krisis Listrik di Indonesia

UI Membahas Solusi Krisis Listrik di Indonesia

DEPOK – Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI) kembali menggelar seminar dan diskusi nasional yang mengusung tema ‘Kebijakan dan Langkah Strategis dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan’.

Direktur DRPM UI, Mohammed Ali Berawi menyampaikan, universitas mempunyai peran sentral dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidangnya.

“UI menghasilkan para peneliti yang dapat menciptakan konsep dan strategi jangka panjang dalam rangka percepatan pembangunan negara yang didasarkan pada riset bermutu,” jelasnya, dilansir laman UI.

Saat ini masih terjadi disparitas antara kebutuhan masyarakat dengan kemampuan pemerintah di dalam menyediakan listrik. Ali menyebutkan, daerah yang merasakan krisis listrik berada di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan wilayah Sulmapa (Sulawesi, Maluku, dan Papua).

Ia menerangkan, contoh disparitas tersebut adalah pertumbuhan penjualan tenaga listrik di Sumatera sebesar 9,4 persen per tahun, namun tidak dibarengi dengan kapasitas pembangkit yang hanya mencapai angka pertumbuhan rata-rata sebesar 5,2 persen per tahun.

Begitupula di Kalimantan, lanjutnya, pertumbuhan penjualan listrik mencapai rata-rata 10,5 persen per tahun. Sementara, pertumbuhan kapasitas pembangkit rata-rata hanya 1 persen per tahun.

Ali menuturkan, dalam mengatasi krisis listrik pemerintah mengalami sejumlah kendala, di antaranya pembangunan infrastuktur ketenagalistrikan.

Karena itu, ia menilai, untuk mempercepat pemenuhan kekurangan pasokan tenaga listrik sebaiknya tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat melalui dana APBN dan juga PT PLN. (IK/LL)

Check Also

Universitas Pertamina

Universitas Pertamina Tumbuhkan Pemahaman Teknologi Siswa SMA

Edupost.id – Pesatnya perkembangan teknologi informasi di masyarakat saat ini, Universitas Pertamina melalui slogannya, “Be …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *