Senin , 21 Mei 2018
Home / Kabar Kampus / UIN Sunan Kalijaga Larang Mahasiswanya Bercadar
UIN-Yogyakarta
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Larang Mahasiswanya Bercadar

Edupost.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melarang mahasiswi mereka mengenakan cadar saat beraktivitas di lingkungan kampus. Secara tegas, kampus ini mengancam akan mengeluarkan mahasiswi yang tidak mematuhi aturan tersebut.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi mengatakan, pihaknya tak akan langsung memecat mahasiswanya yang bercadar. Ada tujuh tahap pembinaan yang sebelumnya dilakukan terhadap mahasiswa bercadar. Namun, jika mereka tetap memilih untuk bercadar, barulah pihak kampus akan memecat mereka.

“Jika sudah dibina melalui tujuh tahapan itu, tetapi tetap menggunakan cadar, mereka dipersilakan keluar dari UIN Sunan Kalijaga,” ujar Yudian.

Yudian menyebutkan ada 41 mahasiswi UIN Sunan Kalijaga bercadar yang tersebar di berbagai fakultas. Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 6 orang bercadar, Fakultas Syariah dan Hukum 8 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora 6 orang, dan Fakultas Ushuluddin 5 orang.

Selain itu, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya 3 orang, Fakultas Tarbiyah 8 orang, Fakultas Dakwah 4 orang, dan Fakultas Sains dan Teknologi 2 orang.

UIN Sunan Kalijaga telah membentuk tim konseling atau pendampingan bagi mahasiswi yang menggunakan cadar untuk menjalani pembinaan dalam tujuh tahapan.

Larangan bercadar di lingkungan kampus itu tercantum dalam surat resmi bernomor B-1031/Un.02/R/AK.00.3/02/2018. Menurut Yudian, kebijakan ini dikeluarkan untuk menegaskan posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi negeri yang mengusung ajaran Islam yang moderat atau Islam Nusantara.

“Islam yang juga mengakui konsensus bersama, yaitu yang mengakui Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, kebinekaan, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Yudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=