Selasa , 24 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / UKDW Gelar Seminar ‘Batik Anti Terorisme’
UKDW Gelar Seminar 'Batik Anti Terorisme'
UKDW Gelar Seminar 'Batik Anti Terorisme' (foto: Batikblogspot)

UKDW Gelar Seminar ‘Batik Anti Terorisme’

Edupost.id – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober dan Hari Batik Dunia 2 Oktober, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menggelar acara Seminar dan Bedah Buku ‘Batik Anti Terorisme’ di Ruang Seminar Harun Hadiwijono kampus setempat Sabtu (1/10). Dalam acara ini terkuak, batik sebagai warisan budaya Nusantara ternyata menyimpan nilai-nilai keharmonisan, perdamaian dan saling menghargai.

Asisten Keistimewaan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Didik Purwadi, dalam sambutannya mewakili Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, di Indonesia sepanjang tahun 2015 terjadi 197 peristiwa radikalisme dan 236 kasus pelanggaran kebebasan beribadah dan beragama. Karena itu, katanya, upaya kontra radikalisme harus selalu dilakukan melibatkan masyarakat dan keluarga.

“Secara umum, terorisme terjadi karena faktor ketidak-adilan di dunia baik sosial, ekonomi, politik dan budaya” jelas Didik.

Sementara itu, Rektor UKDW Yogyakarta, Henry Feriadi, mengatakan, Bedah buku Batik Anti Terorisme dipilih sebagai upaya mengatasi radikalisme melalui penguatan budaya. Batik menjadi media dapat menjadi jalan menumbuhkan rasa damai di antara sesame.

“Batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah diakui dunia bisa digunakan sebagai media menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama, budaya dan rasa cinta damai, dengan menggali nilai-nilai filosofi batik yang mengandung kearifan lokal” ujarnya.

Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini adalah Ketua Program Doktor dan Master Komunikasi Pembangunan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.Sc., Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, MA., dan penulis buku Batik Anti Terorisme, Aniek Handajani, S.Pd., M.Ed.

Selain seminar, di kampus ini juga diadakan peragaan membatik dan pameran batik. Sejumlah pecinta batik di Yogyakarta turut ambil bagian dalam acara ini. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *