Jumat , 28 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Unair Buka Pendidikan S-2 di Banyuwangi
Universitas Airlangga (Unair)
Universitas Airlangga (Unair)

Unair Buka Pendidikan S-2 di Banyuwangi

Edupost.id – Universitas Airlangga (Unair) membuka Program Studi di Luar Domisili (PDD) untuk jenjang magister di Banyuwangi. Ada dua prodi yang diselenggarakan di UNAIR PDD Banyuwangi diantaranya Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kebijakan Publik. Pendaftaran prodi jenjang S-2 UNAIR PDD Banyuwangi sudah dibuka sejak Senin lalu (18/7).

Penyelenggaraan dua prodi jenjang magister di UNAIR PDD Banyuwangi merupakan respon UNAIR terhadap permintaan Bupati Banyuwangi dengan tujuan penguatan birokrat SDM Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Ini erat dengan kebijakan dari Bupati Banyuwangi bahwa beliau ingin mengembangkan SDM di sana. Membantu menguatkan SDM di Banyuwangi tidak harus dengan membuka prodi, karena UNAIR sudah punya di sini (Surabaya). Sehingga bupati meminta agar pegawai pemda bisa kuliah S-2 di kampus UNAIR Banyuwangi. Ini memang fokusnya untuk penguatan SDM di Kabupaten Banyuwangi,” ujar Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Direktur Pendidikan UNAIR.

Rekrutmen mahasiswa baru S-2 ini ditujukan untuk para pegawai pemkab, seperti karyawan, pegawai, pendidik, dan masyarakat Banyuwangi lainnya yang ingin melanjutkan studi jenjang S-2. Daya tampung penerimaan masing-masing prodi yaitu sekitar 15 sampai maksimal 20 untuk masing-masing program studi.

“Ke depan, kami menerima sekitar 15 sampai 20 calon mahasiswa yang akan dikuatkan kualitas pendidikan mereka untuk menempuh S-2. Sehingga lebih dibutuhkan prodi PSDM karena ini penguatan, dan yang kedua adalah Kebijakan Publik. Ini terkait semua aspek pemerintahan dalam mengelola me-manage wilayah di Banyuwangi,” lanjutnya.

Sebelumnya, ada empat prodi jenjang S-1 yang sudah dilaksanakan di UNAIR PDD Banyuwangi. Keempat prodi tersebut ialah Budidaya Perairan, Kedokteran Hewan, Kesehatan Masyarakat, dan Akuntansi. (Unair/IK-SS)

Check Also

Mahasiswa Unair Bantu Pasien Gagal Ginjal dengan Serbuk Ajaib

Edupost.id – Penanganan pasien gagal ginjal dengan melakukan cuci darah (hemodialisis) membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal itulah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *