Rabu , 18 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Undip Promosikan Kearifan Lokal ke Mahasiswa Asing di Summer School

Undip Promosikan Kearifan Lokal ke Mahasiswa Asing di Summer School

SEMARANG – Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) menggelar “International Summer School” sebagai sarana memperkenalkan kearifan lokal di Jawa tengah serta warisan budaya yang dimiliki. Kegiatan ini diikuti mahasiswa asing selama 7 hari pada 17-22 Agustus 2015.

Siti Rukhayah, selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa program ini merupakan kali ketiganya diadakan setelah sebelumnya dihelat tahun 2013. Sedangkan, tahun 2014 lalu diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Propinsi Jateng dan Dinas Pariwisata Kota Magelang.

Acara ini diikuti 30 peserta dari Cina, Taiwan, India, Italia Mesir, Belanda, Ceko Slovakia, Polandia Rumania, Madagaskar, korea, Japan, Rusia, dan Libya.

“Kami manyadari bahwa Indonesia adalah sebuah negara besar, yang meliputi hampir 2.000.000 Km2, dengan lebih dari 1.300 etnis dan lebih dari 2.500 bahasa daerah yang digunakan. Tentunya akan menjadi asset yang bisa dikenalkan kepada Negara lain. Kami percaya bahwa tidak ada batasan, bagi kami untuk mempelajari dan mendalami semua itu, dan kami berniat untuk melakukannya” papar Siti Rukayah.

Sementara itu, Zaenuri yang membuka acara tersebut menyampaikan, rasa bangganya karena telah mendapat kepercayaan dari mahasiswa asing untuk bergabung mempelajari kearifan lokal Indonesia khususnya Jawa Tengah.

Ia menyampaikan bahwa “pertukaran ide, pemahaman mengenai letak geografis dan lintas budaya adalah penting. Kita hidup dalam waktu yang penuh dengan konflik dan penindasan. Dan itu menjadi tantangan terbesar bagi kita untuk mengubahnya”.

Selama sepekan, peserta akan diajak untuk belajar mengenai cerita di balik konservasi Borobudur, meliputi struktur konstruksi bangunan, hingga prosedur penyelamatan dari serangan mikroorganisme. Kemudian tentang teknik bangunan dari bambu sebagai salah satu budaya masyarakat Indonesia. Serta kunjungan ke Dataran Tinggi Dieng untuk mempelajari Geothermal Power Plant.

Salah satu peserta dari Madagaskar, Mamisoa Tantelinirina Nicolas menyampaikan, rasa gembiranya bergabung dalam proram ini. Menurutnya, melalui acara ini ia bisa belajar banyak mengenai budaya. (Undip/IK-SS)

Check Also

sman-1-yogyakarta-unbk

UNBK 2017, Hanya Ada Soal Wajib dan Soal Pilihan

Edupost.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan, saat Ujian …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *