Ketiga mahasiswa UNY itu yakni  Yuly Imawati (PLB FIP), Retno Wulan Juminarsih (MP FIP), Yeni Yulianti (PLB FIP), Darul Hamim (PGSD FIP), dan Isnainul Fahrizal (Pend. Teknik Informatika FT).

Mereka mengembangkan YM “Yogya Monopoli” sebagai media pengenalan kebudayaan Yogyakarta. Media ini dirancang berbasis Augmented reality untuk Siswa Tunarungu Tingkat Dasar di SLB Karnnamanohara. Augmented reality yang digunakan dalam media ini berdasarkan pada hambatan yang dimiliki oleh anak tunarungu dalam segi pendengarannya, sehingga dalam memahami suatu materi dengan mengoptimalkan indera penglihatan.

Dengan mengembangkan “Yogya Monopoli,” Yuli dkk berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk UNY di ajang PIMNAS ke- 30 di Makassar lalu.  Yuli dkk memadukan permainan monopoli yang berbentuk lingkaran dengan 20 petak (petak rumah adat, senjata tradisional, alat musik, tarian, makanan khas, bangunan bersejarah, pakaian adat, dan upacara adat Yogyakarta), kartu kepemilikan, kartu untuk uang, dan kartu informasi yang dapat divisualisasikan dengan animasi/video apabila discan menggunakan marker augmented reality

“Guru dapat menggunakan media Yogya Monopoli sebagai media pengenalan kebudayaan Yogyakarta dalam pembelajaran IPS. Tidak dipungkiri, masih perlu ada pengembangan pada aplikasi augmented reality, baik dari segi desain tampilan maupun fitur-fitur tambahan agar lebih menarik. Selain itu, perlu adanya perbaikan dan pengembangan lebih lanjut mengenai isi materi yang terdapat dalam aplikasi Augmented Reality,” ungkap Yuly. (UNY/ IK-SS)