Rabu , 18 Januari 2017
Home / Kabar Sekolah / Aktivitas Go Green di Sekolah Peraih Adiwiyata Ini Patut Ditiru

Aktivitas Go Green di Sekolah Peraih Adiwiyata Ini Patut Ditiru

Edupost.ID – Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional yang diraih SMAN 6 Bogor memang sudah selayaknya. Sejumlah aktivitas Go Green atau gerakan yang mendukung kebersihan lingkungan telah banyak dilakukan di sekolah tersebut. Sebuah prestasi yang patut ditiru sekolah lainnya.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum, Ikhsan saat ditemui Edupost.ID di SMAN 6 Bogor, pagi ini (8/10) menyebutkan, penghargaan Adiwiyata tingkat nasional yang diperoleh sekolahnya itu merupakan bentuk apresiasi Kota Bogor untuk sekolah yang ikut berpartisipasi dalam gerakan penghijauan dan biopori.

Saat ini, SMAN 6 tengah bersiap menuju penghargaan Adiwiyata tingkat ASEAN. Penilaian untuk penghargaan yang diberikan setiap tahun itu berlangsung melalui proses yang panjang, yaitu berdasarkan kekonsistenan pihak sekolah dalam program Go Green.

Sejumlah aktivitas Go Green berusaha dimunculkan pihak sekolah, diantaranya dengan membiasakan warga sekolah untuk bersepeda dibandingkan mengendarai kendaraan bermotor. “Kami punya yang namanya Komunitas Bersepeda. Awalnya Kepala Sekolah sebelumnya, Pak Maman, mempraktekkan sendiri setiap hari Senin beliau bersepeda dari rumah sampai ke sekolah. Kemudian barulah komunitas ini dibuat. Untuk peminat komunitas ini mulai dari kalangan siswa sampai kalangan guru,” ujar Ikhsan.

Selain itu, lanjut Ikhsan, ada sosialisasi terkait lingkungan tentang berbagai kesalahan dalam menerapkan program Go Green. Beberapa memasang spanduk yang diikat di pohon, memaku baner dan flayer di pohon. “Tetapi percuma jika tidak ada aksi nyata dari kita sendiri,” tutur Ikhsan.

Ia menyebutkan, komitmen lain dari sekolah ini yaitu menggalakan kawasan tanpa asap rokok di lingkungan sekolah. Para guru diperbolehkan merokok di luar lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat tempat sampah khusus, agar para siswa dan guru bisa memilah sendiri sampah berdasarkan jenisnya, baik organik dan non organik.

Ikhsan menambahkan, SMAN 6 juga menjalankan program Sertifikasi Penjualan Makanan dan Minuman kepada para pedagang kaki lima dan kantin sekolah. Program jangka menengah ini masih dalam tahap pembenahan. Sertifikasi tersebut diberikan berdasarkan penilaian langsung Departemen Kesehatan (Depkes) Kota Bogor. (Nisa)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran Bidikmisi 2017 Sudah Dibuka

Edupost.ID – Proses pendaftaran Bidikmisi 2017 mulai dibuka. Bidikmisi merupakan program bantuan biaya pendidikan bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *