Sabtu , 16 Desember 2017
Home / Kabar Sekolah / Desain Baju Karya Siswa SMK Kudus Dipamerkan di IFW

Desain Baju Karya Siswa SMK Kudus Dipamerkan di IFW

JAKARTA- Industri fashion kini semakin merambah ke dunia pendidikan. Hal ini berlaku di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NU Banat Kudus yang bekerjasama dengan desainer Irna Mutiara. Hasil kreasi para siswa Tata Busana berhasil ditampilkan di catwalk Indonesia Fashion Week (IFW) tahun 2015.

Keikutsertaan SMK NU Banat Kudus dalam pagelaran Indonesia Fashion Week menjadi langkah awal yang baik untuk megenalkan pada dunia fashion internasional, bahwa siswa tingkat SMK mampu membuat karya busana muslim yang patut untuk diperhitungkan.

Demi meningkatkan kualitas karya para siswa SMK, Djarum Foundation bekerja sama dengan desainer ternama Irna Mutiara dan Bank Negara Indonesia (BNI) menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten melalui kegiatan pengembangan kurikulum tata busana pada tingkat SMK.

Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad menjelaskan, kegiatan ini meliputi pengembangan kurikulum busana muslim, pelatihan guru, serta bantuan infrastruktur pendidikan.

“Jika hal tersebut dapat dikuasai dengan baik, maka bukan hal yang mustahil untuk lulusan SMK dalam mewujudkan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia,” ucap Primadi.

Ia menyebutkan, pendidikan di SMK Tata Busana menggunakan kurikulum yang menggabungkan warisan budaya Indonesia (batik dan bordir) pada desain modern, untuk menciptakan kreasi busana yang unik namun tetap sesuai syariah.

Primadi menambahkan, para siswa juga dikenalkan pada design dan teknik membatik, khususnya batik Kudus. Batik Kudus memiliki ragam motif yang unik, yang merupakan perpaduan antara budaya Tiongkok, Arab dan Jawa yang kental.

SMK NU Banat Kudus menjadi tempat workshop para siswa di dunia fashion. Setelah mampu menciptakan kreasi design dan hasil karya busana, para siswa juga dibekali dengan prinsip mengelola usaha busana muslim melalui sebuah butik dengan brand Zelmira.

Check Also

KPAI Temukan Buku IPS Soal Yerussalem selain Penerbit Yudistira

Edupost.id – Buku IPS yang memuat konten bertuliskan “Ibukota Israel adalah Yerussalem” ternyata tidak hanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *