Kamis , 25 Mei 2017
Home / Kabar Sekolah / Dua Pelajar Ini Ciptakan Kotak Perkalian Ajaib Gelosia

Dua Pelajar Ini Ciptakan Kotak Perkalian Ajaib Gelosia

Edupost.ID – Amandus Michael Martin dan Godelva Permata Anjani, dua siswa SMA Bopkri 1 Yogyakarta, berhasil menemukan terobosan baru dalam bidang matematika. Mereka menyebutnya sebagai Kotak Perkalian Ajaib. Dengan kotak ini perkalian 3 bilangan berdigit 2 bisa dilakukan dengan mudah. Nama metode yang dikembangkan adalah Gelosia.

“Bermodal kepo,” ungkap Godel, siswi kelas XI, yang mengembangkan metode ini.

Awalnya mereka mendapat metode perkalian yang aneh dari guru. Namun, si guru tidak mengetahui nama metode yang dipakai. Karena penasaran, mereka berinisiatif mencari di berbagai literatur. Meski sulit, akhirnya mereka mendapati bahwa nama metode perkalian dengan menggunakan kotak adalah Gelosia.

Godel menjelaskan alasan ketertarikannya pada metode ini. Masyarakat biasanya menggunakan metode konvensional untuk mengalikan. Cara konvensional dinilai sulit dan membuat citra matematika buruk di mata masyarakat: matematika sulit. Selain itu, cara ini lebih menarik, karena menggunakan gambar (kotak), tidak hanya tulisan.

Mereka menemukan sebuah metode yang berkembang di abad ke-12 di India. Metode Gelosia lebih menarik dan mudah untuk dipahami dibanding dengan metode konvensional. Dalam penelitiannya, Godel dan Amandus ingin mencari asal-usul metode tersebut dan mengembangkannya dalam bentuk perkalian langsung 3 bilangan berdigit 2, lalu menyebarluaskan metode ini kepada masyarakat umum.

Sebuah contoh perkalian: 36 X 92. Tulis angka 3 dan 6 secara horizontal/mendatar dan beri sedikit jarak. Kemudian tulis angka 9 dan 2 vertikal/menurun di kanannya. Buatlah 4 kotak di bawah angka 3 dan 6, samping kiri 9 dan 2. Masing-masing kotak diberi garis tengah yang menyamping ke kanan, sehingga kotak terbelah menjadi 2 bagian.

Langkah selanjutnya adalah kalikan 6 dengan 9. Hasilnya 54 bukan? Tulis angka 5 dan 4 di kotak bawah angka 6. Kemudian kalikan 6 dengan 2. Angka 1 dan 2 ditulis di bawah kotak 5 dan 4. Sedangkan angka 3 dikalikan dengan 9 dan terakhir angka 3 dikalikan 2. Tulis hasilnya seperti di atas.

Kemudian jumlahkan angka-angka yang ada sesuai garis diagonal yang memotong ke kanan. Angka 2 menjadi angka terakhir. Tambahkan angka 6, 1, dan 4 itu akan menjadi angka puluhan. Sisanya ditambahkan dengan kotak kirinya menjadi 0 ditambah 1, 5, dan 7. Ini menjadi angka ratusan. Sisanya diberikan kotak kirinya, sehingga 2 ditambah 1 menjadi 3. Nah, angka 3 menjadi angka ribuannya. Maka kita akan bisa membaca hasilnya adallah 3.312.

Kedua siswa ini antusias mempresentasikan metode Gelosia di ajang Sagasitas Research Exhibition yang diadakan Dikpora DIY pada Rabu-Kamis, (20-21/5). Cara penyampaian yang percaya diri membuat stand mereka ramai pengunjung. Meski termasuk metode lama,  metode ini masih kurang familiar di kalangan masyarakat Indonesia.  (Nurfi)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *