Selasa , 24 Januari 2017
Home / Kabar Sekolah / Internet dan Game Online Bisa Berdampak Negatif bagi Masyarakat

Internet dan Game Online Bisa Berdampak Negatif bagi Masyarakat

Edupost.ID, Jakarta – Saat ini perkembangan internet dan game online di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat, ditambah lagi koneksi internet yang sangat mudah didapat. Namun, kehadiran teknologi internet dan game online bisa berdampak negatif pada masyarakat, khususnya para pelajar.

Seperti yang disampaikan oleh Kahfi Sabariah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum MAN 18 Jakarta pada (07/12). “Perkembangan teknologi itu baik dan bagus selama positif. Kalau tidak mengikuti, tidak bisa meningkatkan kemampuan diri, bahkan bisa tertinggal. Tapi, jangan sampai kemajuan teknologi disalahgunakan” jelasnya.

Internet maupun game online, secara keseluruhan bisa membahayakan, khususnya bagi anak. Efek negatif dari game online, anak bisa kecanduan bahkan lupa belajar. Selain itu, cukup mengganggu saat istirahat dan mengurangi konsentrasi belajar.

Untuk mendukung perkembangan teknologi MAN 18 Jakarta memfasilitasi siswa dengan membuat eskul robot, karena belum memiliki akses internet yang memadai.

“MAN 18 memiliki ekskul robotik yang baru ada sekitar satu tahun. Dari ekskul ini, setidaknya mereka sudah bisa membuat program,” ungkapnya. Adanya ekskul ini karena inisiatif guru dan difasilitasi sebagian dari dana sekolah.

Ia menyarankan kepada orang tua untuk selalu memantau anak mereka. Orang tua haruslah tegas. Di MAN 18, sebenarnya ada larangan membawa handphone dan ada razianya, yang dilakukan secara mendadak. “Yang merazia siswa adalah Osis, dan ke depannya dari para guru,” tuturnya. Siswa yang terkena razia, akan dipanggil orang tua dan meminta siswa tidak bawa handphone lagi.

Ia berharap, di Indonesia bisa menegakkan hukum yang tegas bila ada yang membuat situs atau game online yang tidak baik. Selain itu, juga harus punya alternatif dengan membuat game edukasi untuk anak dan memiliki nuansa agama agar anak tidak hilang moral dan menurun akhlaknya. Karena tidak mungkin juga membatasi hiburan untuk siswa atau bahkan ditutup, mengingat jam belajar atau aktifitas siswa semakin bertambah. (Reza)

Check Also

Indonesia Bergejolak, BEM SI Gelar Musyawarah Nasional

Indonesia Bergejolak, BEM SI Gelar Musyawarah Nasional

Edupost.ID – Pasca kisruh dan mandeknya tuntutan aksi bela rakyat 121 yang diselenggarakan di 19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *