Selasa , 28 Maret 2017
Home / Kabar Sekolah / KB-TK IT Nurul Fikri Sidoarjo Gelar Business Day
KB-TK-IT-Nurul-Fikri-Praktik-Jualan-2
Siswa KB-TK IT Nurul Fikri praktik berjualan

KB-TK IT Nurul Fikri Sidoarjo Gelar Business Day

Edupost.id, Sidoarjo – “Ayo beli, ayo beli, silakan beli. Enak lho,” begitu teriakan beberapa anak Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Terpadu Nurul Fikri Sidoarjo. Lebih dari 150 anak-anak berkumpul di halaman sekolah KB-TKIT Nurul Fikri Sidoarjo, Minggu, (24/4). Mereka mengenakan kostum yang tidak biasa. Hari libur itu justru menjadi hari istimewa bagi mereka karena praktek berjualan dalam acara “Bazaar Pasar Bakul Cilik 2016 atau business day.”

Semua siswa mengenakan baju batik dengan berbagai aksesoris yang sudah dipersiapkan dari rumah, seperti blangkon, slayer, bros, dan bandana. Tujuannya, bukan untuk lomba fashion show tetapi untuk menarik pembeli agar menuju meja dagangannya.

Sebelum acara bazar dimulai, anak-anak tampil di panggung bergantian. Mereka mempromosikan jajanan atau minuman yang dijualnya. Sedangkan para orangtua dan pengunjung duduk menyimaknya. Para siswa berjualan aneka makanan dan minuman. Ada es buah, rempeyek rengginang, batagor, nasi bebek, es cendol, kebab, dan sebagainya.

Setiap kelas yang terdiri dari 15 anak dengan dua guru mengeluarkan produk untuk dijual. Ada yang bertugas sebagai marketing, penjual dan kasir. Dengan penuh percaya diri, para siswa menawarkan barang yang mereka jual mulai makanan dan minuman tradisional dari Jawa.

Tak hanya itu, hasil karya siswa juga dipajang di lobi KB-TKIT nurul Fikri. Mereka mempersiapkan pembuatan hasil karya dari bahan daur ulang yang layak jual. Sebelas kelas memajang hasil karya yang berbeda. Ada celengan, kotak pensil, mainan, pigora, bunga dan lain-lain. Hasil karya dari daur ulang dipoles sedemikian rupa sehingga membuat pengunjung takjub.

Kepala KB-TKIT Nurul Fikri, Jamilatun Heni Marfu’ah mengatakan, kegiatan ini sebagai puncak pembelajaran tema profesi. Anak-anak belajar berjualan agar terpupuk jiwa wirausaha sejak usia dini. Sekolah ingin memberikan sentuhan langsung terkait bagaimana melakukan proses berdagang. “Biasanya mereka bermain proses jual beli di kelas sentra main peran menggunakan berbagai mainan pendukung. Tapi kali ini siswa-siswi benar-benar merasakan bagaimana menjadi seorang pedagang,” tambah Heni.

Kegiatan yang merangsang anak agar berani berinteraksi dengan orang lain ini, sengaja digelar setiap tahun. Selain mempraktekkan jual beli, anak-anak juga belajar bekerja sama agar dagangannya laris manis. Dan yang terpenting anak bisa menerapkan sifat jujur dan senang melayani konsumen dengan sepenuh hati. (Jamilatun Heni/ IK-SS)

Check Also

Sheffield student union

Beasiswa S2 di Inggris dari Allan dan Nesta Ferguson

Edupost.id – Beasiswa S2 di Inggris secara penuh diberikan melalui Allan & Nesta Ferguson Charitable Trust Masters Scholarship. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *