Selasa , 28 Maret 2017
Home / Kabar Sekolah / MOS diganti MPLS, Humas Mansa: Kegiatanya Membosankan
MAN Yogyakarta 1
MAN Yogyakarta 1

MOS diganti MPLS, Humas Mansa: Kegiatanya Membosankan

Edupost.id – Memasuki tahun ajaran 2016/2017, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Yogyakarta 1, atau yang dikenal dengan Mansa, pagi ini Senin (18/7) mulai menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Agenda ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Waka Humas Mansa, Hartiningsih menyebut, kegiatan ini terkesan membosankan karena siswa hanya mendengarkan ceramah.

Hartiningsih menambahkan, mulai tahun ini MOS dengan sistem perploncoan dan kekerasan sudah ditiadakan. Sebagai gantinya, pemerintah membuat kegiatan MPLS yang lebih berorientasi pengenalan sekolah, bukan lagi perploncoan. Panitia acara juga bukan lagi dari siswa, melainkan dari guru. Siswa senior hanya dilibatkan sebagai pendamping, itupun hanya siswa yang memiliki track record yang baik.

“Tidak ada lagi keharusan membawa atribut yang menyulitkan,” ujarnya di ruang Waka, Senin (18/7).
Guru yang akrab dipanggil Aning ini menambahkan, aturan ketat dalam MPLS juga membuat kegiatan terkesan membosankan. Pasalnya, format kegiatan MPLS hanya materi pengenalan sekolah. “Anak – anak hanya diminta mendengarkan ceramah pemateri,” imbuhnya.

Ketika masih diberlakukan MOS pada tahun sebelumnya, menurut Aning siswa justru tampak senang mengikuti kegiatan. Atribut yang unik ditambah berbagai aktivitas menyenangkan menjadi sisi positif MOS. Atribut yang unik menurut Aning tidak selamamya buruk.

Panitia MPLS Mansa menggelar acara bakti sosial untuk mengurangi kebosanan di luar madrasah pada Selasa (19/7). Bentuknya, siswa diajak untuk membersihkan masjid di sekitar madrasah. Selain itu, mereka juga akan menyerahkan bantuan kepada takmir masjid. Selain itu, siswa juga akan mendapat kesempatan melakukan pentas seni pada Kamis (21/7), dan kunjungan ke museum Jendral Sudirman pada Jumat (22/7).

Di sekolah ini, para peserta MPLS mengenakan pakaian atasan putih dengan bawahan hitam. Khusus putra juga diharuskan mengenakan peci hitam. Setiap peserta juga diwajibkan membuat tanda nama peserta dari kertas. Sebanyak 240 siswa tercatat mengikuti kegiatan MPLS. (Andi)

Check Also

okti sulistian man yogyakarta 1

Demi Masa Depan, Siswa ini Kayuh Sepeda 90 Menit Tiap Hari

Edupost.ID – Seperti hari – hari biasanya, Okti Sulistian Sari pagi ini tetap mengayuh sepedanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *