Rabu , 13 Desember 2017
Home / Kabar Sekolah / Siswa SMA Purbalingga Memproduksi Film tentang Demam Batu Akik

Siswa SMA Purbalingga Memproduksi Film tentang Demam Batu Akik

PURBALINGGA- Sejumlah pelajar Purbalingga, Jawa Tengah yang tergabung dalam komunitas Gerilya Pak Dirman memproduksi sebuah film fiksi pendek pada Senin (23/3) di wilayah Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Purbalingga. Film berjudul Begal Watu (begal batu) ini mengangkat permasalahan tentang dampak buruk penambangan batu akik di Purbalingga.

“Melalui film, kami ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa boleh saja ikut-ikutan booming batu akik, namun perlu diperhatikan kelestarian alam dan situs-situs purbakala,” ujar Dinda Gita Rosita, sutradara yang masih duduk di bangku kelas X SMA Rembang Purbalingga, dilansir laman CLC.

Penambangan batu akik di Purbalingga, yang bersumber di Sungai Klawing, menyebabkan kerusakan lingkungan di sekitarnya. Bahkan pencari batu sampai mencuri batu-batu yang merupakan situs purbakala.

Dalam film ini dikisahkan tentang seorang anak muda yang tergila-gila pada batu. Tiap hari dia mencari batu. Dia bukan hanya mengambil batu di tebing air terjun, tapi juga mengambil dari situs purbakala. Bahkan batu yang dipakai sebagai fondasi rumah tetangga pun ia ambil.

Secara terpisah, Pemerintah daerah Purbalingga mendukung usaha batu akik ini sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Bahkan, pemda telah mengalokasikan dana APBD mencapai Rp 1 miliar untuk pengembangan usaha batu akik ini.

Bupati Purbalingga Sukentho Ridho Marhaendrianto menyebutkan, pihaknya mendukung usaha batu akik sebagai lapangan pekerjaan baru masyarakat yang belum bekerja. Dengan demikian diharapkan, angka perceraian di Purbalingga bisa menuruin.

“Kalau suami punya penghasilan dari batu akik, perceraian akan menurun,” ujarnya.

Perceraian di Purbalingga terbilang tinggi. Salah satu penyebabnya, karena sebagian besar perempuan di sana memiliki penghasilan yang lebih baik dibanding suaminya. (IK/SS)

Check Also

Tahun 2018 Semua Sekolah Harus Terapkan Kurikulum 2013

Edupost.id – Pada tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah harus menerapkan Kurikulum 2013. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *