Senin , 21 Agustus 2017
Home / Kabar Sekolah / Siswa SMPN 4 Gunung Kidul Juarai Lomba Mocopat Jawa

Siswa SMPN 4 Gunung Kidul Juarai Lomba Mocopat Jawa

Edupost.ID – Alfian Fikhih Pratama, siswa SMPN 4 Playen, Gunung Kidul menjadi juara pertama Lomba Mocopat dengan tema Kidung Wirabangsa (nyanyian untuk Pahlawan) yang digelar oleh Museum Benteng Vredeburg di Komplek Museum Perjuangan Yogyakarta Senin (25/5). Atas prestasinya, Alfian berhak membawa pulang tropi dan uang pembinaan senilai Rp 850.000.

Sementara itu, sebagai juara kedua dan ketiga berturut turut adalah Evrisa Amalia dari SMPN 2 Kretek Bantul dan Bernaderta dari SMPN 1 Minggir, Sleman. Sebagai juara dua, Evrisa berhak memboyong tropi dan uang pembinaan senilai Rp 700.000. Sedangkan Bernaderta berhak memboyong tropi dan uang pembinaan senilai Rp 600.000.

Selain itu, panitia juga memberikan juara harapan 1 dan harapan 2. Juara harapan 1 dan harapan 2 berturut-turut adalah Khoirul Anwar dari SMPN 2 Ponjong, Gunung Kidul dan Prasetyo Danar dari SMPN 1 Moyudan, Sleman. Sebagai juara harapan 1, Khoirul Anwar berhak membawa tropi dan uang pembinaan senilai Rp 500.000. Dan sebagai juara harapan 2 Prasetyo Danar berhak membawa tropi dan uang pembinaan senilai Rp 400.000.

Ketua panitia lomba, Ita Ratnasari mengatakan, bahwa kriteria penilaian lomba adalah dasar suara, pedhotan tembang, teknis garapan, dan penampilan. Ita menambahkan, peserta harus membawakan dua tembang, yaitu tembang wajib dan tembang pilihan. “Tembang wajibnya sinom laras pelog pathet nem, tembang pilihannya sekar pangkur laras slendro pathet sanga, skar asmaradhana gagatan laras slendro sanga miring, atau sekar mijil rara manglung pelog pathet nem,” terangnya.

Dengan diselenggarakannya lomba ini, panitia berharap para generasi muda lebih mencintai budaya Jawa, khususnya mocopat. Selain itu, budaya Jawa tidak lagi menjadi budaya asing di negeri sendiri. (Andi)

Check Also

Telur itik kaya Antioksidan dan Omega 3

Telur Itik Inovasi IPB Ini Kaya Antioksidan dan Omega 3

Edupost.id – Tiga peneliti Institut Pertanian Bogor (Fapet IPB), Sumiati, Widya Hermana dan Arif Darmawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *