Rabu , 26 Juli 2017
Home / Kabar Sekolah / SMAN 1 Kota Bogor Menangkan Lomba Kaulinan Se-Jawa Barat

SMAN 1 Kota Bogor Menangkan Lomba Kaulinan Se-Jawa Barat

Edupost.ID – SMAN 1 Kota Bogor berhasil meraih juara pertama Kaulinan Urang Lembur tingkat Propinsi Jawa Barat dalam Festival Kaulinan Urang Lembur (Kaulem) 2015. Lomba yang diadakan pada 6-7 Oktober ini bertempat di Aula Timur ITB, Bandung. Peserta lomba berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Pembina OSIS SMAN 1 Kota Bogor, Januar Prayitno menuturkan bahwa sekolah mereka mengirim tiga siswa, Arneta Denanda, Putri Salsabila dan M. Abbydzar, untuk mewakili Kota Bogor dalam lomba tersebut. Permainan yang dipertunjukkan seperti Keprak, Kokoprok, Kekeprak, Kohkol, Karinding, Celempung, Toleat, Empet-empetan, Kolotok, Cicitcuit, Kirincing, Bangbara, Ngapung, Kolecer dan lain-lain yang diiringi oleh tembang, atau  instrumrn khas Sunda.

Lomba Kaulinan Urang lembur merupakan pertunjukan permainan tradisional khas Jawa Barat. Lomba ini bekerjasama dengan Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat yang diadakan setiap tahun. Untuk tahun ini diikuti oleh 14 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Persiapan telah dilakukan selama dua minggu sebelum lomba ini di mulai. Latihan dimulai pukul 15:00-21:00 di sekolah dan di Sanggar Edas, Tajur. Sanggar ini milik orangtua murid SMAN 1 Kota Bogor yang sekaligus menjadi pelatih sanggar. Selama pelatihan, daya tahan tubuh ketiga siswa sempat menurun. Namun, pembina dan pelatih terus memberikan semangat dan memberikan viamin agar mereka kembali sehat.

“Lomba ini bertujuan untuk melestarikan permainan yang merupakan budaya khas sunda. Seperti yang kita ketahui zaman sekarang anak muda lebih sering bermain gadget. Sampai di rumah, semua anggota keluarga pegang gadget, sedangkan tv dibiarkan menyala. Sementara permainan tradisional ini membutuhkan  lebih dari satu orang agar bisa bermain,” ujar Januar Prayitno.

Banyak manfaat yang dirasakan setelah mangikuti Lomba Kaulinan Urang lembur ini. Januar Prayitno mengatakan, selain meningkatkan prestasi siswa, lomba ini membuat pelajar mengetahui kebudayaan yang ada di tanah sunda. Selain itu juga dapat melatih daya berpikir dan cara bersikap di masyarakat. Ia berharap agar dengan adanya lomba ini, generasi muda bisa mencintai budaya khas sunda. Seperti halnya pepatah “Dimana Kaki Berpijak Disitu Langit di Junjung”, pikiran mereka bisa internasional, tetapi harus diingat bila kaki berada di tanah sunda dan harus menjaga kebudayaan khas Sunda. (Nisa)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *