Senin , 29 Mei 2017
Home / Kabar Sekolah / SMAN 7 Yogyakarta Layak Dijadikan Profil Sekolah Sehat

SMAN 7 Yogyakarta Layak Dijadikan Profil Sekolah Sehat

Edupost.ID – SMA 7 Yogyakarta tengah bersemangat meningkatkan kualitas diri melalui program sekolah sehat. Program ini telah menuai keberhasilan yang dibuktikan dengan terpilihnya sekolah tersebut mewakili Kota Yogyakarta dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi DIY tahun 2015. Karena itu, sudah selayaknya SMAN 7 Yogyakarta menjadi profil sekolah sehat yang bisa diteladani sekolah lainnya.

Kepala SMA 7 Yogyakarta, Budi Basuki menuturkan, pihaknya saat ini tengah membuat gebrakan baru dalam hal sekolah sehat. Setelah berhasil menempati peringkat ke 7 sekolah sehat nasional tahun 2010, saat ini ia berharap akan menempati peringkat yang lebih baik. “Sekolah lain kan juga sudah banyak yang berkembang, jadi saya ingin membuat gebrakan,” ujarnya.

Gebrakan yang dimaksud adalah, meningkatkan kualitas sebagai sekolah sehat. Ada beberapa komponen yang ia kembangkan nilai kesehatannya. Diantaranya, UKS, kantin, lingkungan, ruang kelas, dan perilaku warga sekolah.

Terkait kantin, setiap harinya selalu ada seorang perawat yang berjaga di UKS. Selain itu, pihaknya juga menyiagakan dua dokter, yakni dokter umum dan dokter gigi setiap dua kali dalam seminggu. Kamar perawatan juga telah dipisah untuk putra dan putri.

Kantin juga tidak luput dari pengawasan. Di kantin itu, semua makanan terjamin kesehatannya, karena kantin ini tidak menjual jenis makanan kemasan siap saji. “Kantin hanya menjual makanan dan minuman yang diolah sendiri. Teh menyeduh sendiri, pecel juga membuat sendiri. Tapi kalau air putih boleh yang kemasan,” kata Budi. Ia juga mengatakan, makanaan yang dijual di kantin sekolah berada dalam pengawasan Badan Pengawas Obat dan MAkanan (BPOM).

Kesehatan lingkungan dibangun dengan kesadaran bersama. Di sekolah ini semua sampah harus dibuang ke tempat sampah dengan memisahkan antara sampah organik dengan sampah anorganik. Karena sampah organik, lanjut Budi, akan dibuat menjadi kompos.

Ruang kelas di sekolah ini ditata dengan menarik. Di setiap kelas memiliki taman yang berada di depan kelas masing-masing. Pencahayaan di dalam ruang juga diatur dengan baik.

Hal yang sangat penting, menurut Budi adalah perilaku sehat warga sekolah. Semua siswa dilarang datang terlambat, wajib berpakaian rapi serta bersih. Di dalam kelas mereka wajib menjaga kebersihan lingkungan kelas masing-masing. “Anak-anak yang sehat jasmani dan rohani akan mampu berpikir dengan hebat,” ujar Budi. (Andi)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *