Jumat , 20 Oktober 2017
Home / Kabar Sekolah / SMPN 5 Yogyakarta Masih Kurang 40 Komputer untuk UNBK

SMPN 5 Yogyakarta Masih Kurang 40 Komputer untuk UNBK

Edupost.Id, Yogyakarta – SMPN 5 Yogyakarta menjadi salah satu SMP di Kota Yogyakarta yang pada tahun ini akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, hingga saat ini sekolah peraih nilai UN tertinggi tahun 2015 di Kota Yogyakarta itu masih memiliki kekurangan 40 unit komputer. Informasi ini disampaikan oleh Sutadi, proktor UNBK sekolah setempat ketika dijumpai Edupost.Id Senin (25/1).

Dikatakan Sutadi, sekolahnya memiliki kendala memenuhi jumlah kebutuhan komputer karena banyaknya jumlah siswa peserta UNBK tahun ini. Diketahui, jumlah siswa kelas IX sejumlah 325 orang. Jumlah itu menuntut pihak sekolah menyediakan 180 unit komputer termasuk cadangan.

Ditambahkannya, pihak sekolah berencana akan menggelar UNBK dalam dua shift per hari. “Kita akan berusaha agar UNBK terlaksana dua shift per hari, sehingga total komputer 180 termazuk cadangan 10%,” kata Sutadi.

Sejauh ini pihak sekolah mengaku sudah memiliki 70 unit komputer yang sudah berada di sekolah. Kemudian, sekolah juga sudah mendata siswa yang memungkinkan dapat meminjamkan laptopnya. Hasilnya, sudah ada 70 buah laptop siswa yang bisa dipakai UNBK. Sehingga masih ada kekurangan 40 komputer.

Walaupun akan menggunakan laptop milik siswa, Sutadi tak khawatir siswanya akan membuka file materi pelajaran di dalam laptop. Pasalnya, sistem tidak memungkinkan peserta ujian membuka file lain. Jika peserta nekat membuka file, maka secara otomatis peserta dianggap log out, dan untuk log in harus menggunakan token yang lain.

Untuk melengkapi kebutuhan 40 unit komputer, ada dua skenario yang akan dijalankan. Kedua skenario ini adalah menunggu bantuan pemerintah atau meminjam pihak lain.

“Menurut informasi akan ada bantuan komputer 90 unit dari Dikpora, tapi ini belum pasti,” imbuh Sutadi.

Selain menunggu bantuan pemerintah, sekolah ini juga menjalin kerjasama dengan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta. Pihak PTS akan meminjamkan komputer yang dibutuhkan sekolah untuk UNBK.

Selama ini siswa juga sudah melakukan simulasi UNBK. Namun, simulasi yang dilaksanakan hanya simulasi teknis. Dari hasil simulasi diketahui bahwa siswa tidak mengalami kendala yang berarti. “Terkait teknis komputer sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. (Andi)

Check Also

UGM Pertahankan Gelar Juara Kontes Robot Terbang Indonesia

UGM Pertahankan Gelar Juara Kontes Robot Terbang Indonesia

Edupost.id – Tim robot terbang UGM, Gamaforce, kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum pada ajang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *