Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Kabar Sekolah / Tolak Valentine, MAN Pakem Lestarikan Budaya Jawa

Tolak Valentine, MAN Pakem Lestarikan Budaya Jawa

Edupost.Id, Sleman – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pakem Sleman menggelar Talkshow Pelajar MAN Pakem. Acara ini digelar untuk memperingati Hadeging Nagari Ngayogyokarto sekaligus sikap menolak budaya Valentine Day yang tidak sesuai budaya Jawa. Kegiatan tersebut mengusung tema “Dalam rangka melestarikan Adat Budaya Jawa Kita Tolak Budaya Valentine Day”. Demikian yang disampaikan Kepala MAN Pakem, Binuriddin kepada Edupost.Id.

Acara yang digelar di komplek MAN Pakem ini diikuti 461 siswa dan guru. Mereka tampak bangga mengenakan pakaian Jawa Gaya Yogyakarta.

“Budayane Jowo, dolanane yo Jowo, yo dolanan iku mau, ono dakon, bentik (Budayanya Jawa, permainannya juga Jawa, ya itu tadi ada dakon, bentik),” ujar Binuriddin dalam sambutan acara dengan Bahasa Jawa.

Binuriddin menambahkan, budaya valentine sangat dilarang untuk diperingati oleh siswa. Ia prihatin melihat banyak pelajar di kota besar seperti di Jakarta yang merayakan valentine secara berlebihan.

“Kasih sayang bukan berarti boleh pacaran selama seharian,” ujar Binuriddin prihatin.

Untuk mengarahkan siswa melakukan hal positif, selain talkshow, juga digelar berbagai acara terkait Budaya Jawa. Siswa diajak melakukan Permainan Jawa, seperti dakon, bentik, egrang. Selain itu juga diajak untuk nembang Jawa.

“Anak saya ajak memperingati kegiatan yang baik. Berkesenian Jawa, berpakaian Jawa, dan berbahasa Jawa,” imbuh Binuriddin.

Sebagai ekspresi penolakan terhadap budaya valentine, para siswa juga menuangkannya dalam bentuk poster. Gambar poster yang dibuat siswa diantaranya tertulis “Jangan Gadaikan Agama dengan Bunga dan Cokelat”, “Ing Agama Islam Mboten Wonten Dinten Valentine”. (Andi)

Check Also

Biaya-Dinas-Pejabat-Sedot-Anggaran-Dikti

Kemdikbud Dapat Anggaran 40 Trilyun dari RAPBN 2018

Edupost.id – Dalam rapat kerja antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *