Jumat , 24 November 2017
Home / Kesehatan / Tujuh Jenis Sakit Kepala Mengganggu
Tujuh Jenis Sakit Kepala Mengganggu
Tujuh Jenis Sakit Kepala Mengganggu (foto: lifestyle.com)

Tujuh Jenis Sakit Kepala Mengganggu

Edupost.ID- Sakit kepala kronis ditandai dengan berlangsung minimal 15 hari dalam satu bulan, dan terjadi selama tiga bulan berturut-turut. Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala kronis dikelompokkan menjadi dua, yaitu kronis primer, serta kronis non-primer.

Dilansir dari mediceday.com, kasus sakit kepala kronis primer yang tidak diketahui penyebabnya. Namun, dengan jenis kronis non-primer, memiliki beberapa kemungkinan penyebab, antara lain infeksi, peradangan atau gangguan pembuluh darah otak, tumor otak, cedera dan gangguan tekanan pada otak.

Tujuh jenis sakit kepala yang mengganggu :

  1. Sakit kepala tegang kronis

Sakit kepala jenis ini ditandai dengan gejala rasa sakit yang menekan pada dua sisi kepala. Intensitasnya mulai dari ringan hingga menengah, tegang yang terjadi secara kronis dapat terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik.

  1. Sakit kepala yang baru timbul dan terjadi terus-menerus

Sakit kepala jenis ini biasa muncul mendadak. Dengan gejala sakit kepala yang menekan atau kepala terasa mengencang. Rasa sakitnya mulai dari ringan hingga menengah, tanpa dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Umumnya terjadi selama tiga hari berturut-turut pada serangan pertama.

  1. Sakit Kepala Sebelah

Ditandai dengan sakit kepala di salah satu sisi kepala, tiap hari secara terus-menerus dengan intensitas yang naik turun. Bisa diiringi dengan gejala mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung tersumbat atau berair, menurunnya kelopak mata atau pembesaran pupil mata dan merasa lelah.

  1. Sakit kepala berulang (rebound headaches)

Sakit kepala ini merupakan akibat dari penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama ataupun obat ergotamine untuk mengobati migrain yang dihentikan tiba-tiba, kemungkinan akan memicu sakit kepala rebound.

  1. Sakit kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial (di dalam rongga kepala)

Dapat dipicu oleh tumor otak, kista atau volume cairan otak yang meningkat sehingga tekanan di kepala meningkat. Gejalanya berupa sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba, parah serta diiringi gejala gangguan saraf lain seperti muntah, kejang-kejang dan gangguan penglihatan.

  1. Migren kronis

Dapat dikenali dengan gejala berupa sakit kepala pada satu atau dua sisi kepala, sensasi berdenyut, dan kemungkinan menyebabkan rasa sakit menengah sampai sakit luar biasa. Migrain kronis dapat dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Kondisi ini juga mungkin diiringi dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap suara serta cahaya.

7. Sakit kepala akibat usia lanjut

Umumnya dialami pasien di atas usia 60 tahun, yang dipicu oleh tekanan bola mata yang meningkat atau disebut glaukoma, baru sembuh dari infeksi herpes, penyakit pembuluh darah seperti arteritis sel raksasa atau alasan psikologis. (Inan)

Check Also

Tujuh Jenis Sakit Kepala Mengganggu

Tujuh Cara Mengatasi Penyakit Migrain

Edupost.id- Migrain terjadi akibat hiperaktivitas implus listrik otak yang mendorong meningkatnya aliran darah di otak. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *