Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Kesehatan / Cara Mengatasi Sembelit secara Alami
cara mengatasi sembelit
Cara mengatasi sembelit (huffpost)

Cara Mengatasi Sembelit secara Alami

Edupost.id – Pencernaan yang baik menjadi faktor penting yang menunjang kesehatan tubuh. Salah satu indikatornya adalah lancar buang air besar atau tidak sembelit. Bagi anda yang mengalami masalah dalam pencernaan, berikut ini empat cara mengatasi sembelit yang Edupost rangkum dari BBC.

1.Konsumsi makanan fermentasi

Makanan atau minuman yang pembuatannya memakai metode fermentasuli, merupakan sumber alami probiotik yang menguntungkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan ketahanan terhadap infeksi. Di negara kita, contoh makanan fermentasi adalah tempe dan oncom. Lalu, ada juga dari negara lain seperti kimchi, sauerkraut dan miso. Yogurt dan kefir juga termasuk sumber probiotik alami yang diunggulkan.

2. Pelihara bakteri baik

Selain ada bakteri yang merugikan, di dalam usus juga ada bakteri yang menguntungkan. Bakteri yang menguntungkan memerlukan makanan agar bisa tetap hidup. Daun bawang, bawang, sawi putih, asparagus dan jenis sayuran lainnya yang mengandung serat yang disebut inulin, adalah sumber makanan yang disukai bakteri baik. Serat inulin berguna untuk merangsang pertumbuhan bakteri yang menguntungkan dan membuat massa feses lebih solid sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

3. Perbanyak makan serat

Semua jenis serat sangat penting untuk menjaga usus tetap sehat dan kotoran mudah bergerak ke arah saluran pembuangan, kata Cynthia Yoshida, dokter spesialis gastroenterologis di Charlottesville, Va., dan rekan penulis buku No More Digestive Problems: The Answers Every Woman Need. Biji-bijian, kacang-kacangan, sayur dan buah adalah sumber alami serat yang terbaik.

4. Minum minyak kelapa

Meski tinggi lemak jenuh, minyak kelapa adalah pilihan yang sehat karena sifatnya yang stabil pada suhu tinggi, sehingga ideal digunakan untuk memanggang. Sebagian besar lemak jenuh pada minyak kelapa adalah jenis trigliserida rantai menengah (MCT), yang dapat diproses oleh tubuh dengan lebih efisien, tanpa menempatkan tekanan pada kandung empedu. Salah satu asam lemak dalam minyak kelapa yaitu asam laurat, juga mampu membantu melawan bakteri jahat di pencernaan dan menjaga usus tetap sehat. (IK-SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *