Kamis , 23 Maret 2017
Home / Kesehatan / Lima Bahaya Virus Zika Bagi Ibu Hamil

Lima Bahaya Virus Zika Bagi Ibu Hamil

Edupost.ID – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah memperingatkan wanita hamil untuk menghindari perjalanan setidaknya di 24 negara dan wilayah, dimana terdapat virus Zika. Seperti yang dilansir dari Wall Steer Journal, virus tersebut dikaitkan dengan cacat lahir yang serius pada bayi ketika ibu terinfeksi selama kehamilan. Terdapat lima hal yang harus diketahui tentang bahaya dan gejala dari virus Zika bagi ibu hamil.

  1. Mirip seperti penyakit demam kuning dan demam berdarah

Virus Zika adalah penyakit tropis, seperti demam kuning dan demam berdarah. Penyebaran melalui gigitan nyamuk, tidak orang ke orang. Sekitar satu dari lima orang yang terinfeksi virus Zika akan menunjukkan gejala yang paling umum seperti demam, ruam, nyeri sendi dan konjungtivitis, atau kemerahan di mata. Gejala lainnya adalah nyeri otot dan sakit kepala. Gejala biasanya mulai 2-7 hari setelah terinfeksi melalui gigitan nyamuk. Ini biasanya merupakan penyakit ringan yang berlangsung beberapa hari atau minggu, dan jarang membutuhkan rawat inap.

Virus ini pertama kali diidentifikasi di Uganda pada tahun 1947 dan telah menyebabkan wabah di Afrika, Asia Tenggara dan beberapa Kepulauan Pasifik. Hal tersebut diyakini telah sampai di Pasifik dan telah diperkenalkan ke Brazil pada tahun 2014, di mana wabah yang terbesar yang pernah terjadi. Zika telah menyebar dengan cepat melalui belahan bumi bagian Barat sejak saat itu.

  1. Menimbulkan resiko bayi lahir dengan ukuran otak dan tempurung yang kecil.

Viru Zika menimbulkan risiko signifikan bagi wanita hamil. Ada bukti kuat hubungan antara virus Zika dan cacat lahir yang disebut microcephaly dimana bayi dilahirkan dengan otak dan tengkorak berukuran tidak normal, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Kementerian Kesehatan Brasil telah melaporkan beberapa ribu kasus dugaan microcephaly Zika terkait sejak Oktober 2015.

Wanita hamil cenderung paling berisiko selama trimester pertama mereka, saat perkembangan otak terjadi, CDC mengatakan, ada bukti risiko berlanjut ke trimester kedua. Kemudian ada dugaan hubungan antara Zika dan peningkatan jumlah kasus sindrom Guillain-Barre, gangguan langka di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel saraf. Hal ini dapat menyebabkan kelumpuhan sementara yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu.

  1. Merusak perkembangan otak melalui plasenta

Para ilmuwan percaya bahwa perempuan hamil yang terinfeksi  virus, memiliki kemungkinan perkembangan otak bayi yang ada di dalam kandungan rusak melalui plasenta. Tes di laboratorium CDC menemukan virus dalam plasenta dua janin yang memiliki microcephaly tidak sedikit yang keguguran dan bayi yang lahir dengan microcephaly, sebagian besar meninggal. Namun tes tidak menunjukkan bagaimana virus menyebabkan cacat lahir.

  1. Virus Zika menyebar melalui nyamuk Aedes Aegypti

Zika tersebar terutama oleh nyamuk Aedes aegypti, umumnya dikenal sebagai nyamuk demam kuning. Zika juga menyebar melalui nyamuk Aedes albopictus, juga dikenal sebagai nyamuk Asia harimau, yang kisaran di musim panas bisa mencapai sejauh utara New York dan New Jersey, serta bagian dari Illinois dan Indiana.

CDC mengatakan bahwa wabah demam berdarah dan chikungunya, virus yang disebarkan oleh nyamuk yang sama, telah sangat terbatas di AS, menunjukkan bahwa wabah Zika di daratan Amerika Serikat kemungkinan akan mengikuti pola yang sama. AC, sanitasi yang baik, jendela dan pintu layar semua membantu mengurangi transmisi pencegahan virus Zika.

  1. Tidak ada vaksin untuk virus Zika

Seseorang bisa melaukan segala upaya untuk  melindungi diri dari gigitan nyamuk. Namun, tidak ada vaksin untuk yang terjangkit virus Zika. Nyamuk aedes sangat agresif dan menggigit pada siang hari, sering sekitar pergelangan kaki dan lutut. Aedes aegypti berkembang biak di kolam kecil air, seringkali di halaman depan dan halaman belakang rumah. Seperti pot bunga, ban, bahkan kantong kecil air di mainan anak-anak. (Nisa)

 

Check Also

seniman mengajar kemendikbud

Pendaftaran “Seniman Mengajar” di Daerah Terpencil Mulai Dibuka

Edupost.id – Pendaftaran kegiatan “Seniman Mengajar” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *