Minggu , 21 Januari 2018
Home / Kesehatan / Lima Penyakit yang Bisa Sembuh dengan Minum Air Putih

Lima Penyakit yang Bisa Sembuh dengan Minum Air Putih

Edupost.id – Air putih terbukti menjadi obat mujarab bagi tubuh kita. Sejumlah penyakit bahkan bisa sembuh atau mereda jika Anda rajin minum air putih setiap hari. Melansir Step to Health, Sabtu (18/11), inilah enam penyakit yang bisa sembuh dengan air putih.

1. Sembelit
Dalam banyak kasus, sembelit mungkin terkait dengan kurang minum. Hal ini terutama terjadi jika makanan yang Anda konsumsi kurang serat. Dengan minum lebih banyak air, buang air besar akan jadi lebih mudah.

2. Masalah kulit
Masalah kulit seperti jerawat, komedo, eksim, kulit kering atau berminyak dapat diatasi dengan banyak minum air putih. Minum air putih akan mempermudah racun di tubuh untuk keluar melalui keringat atau urine.

3. Batu ginjal
Rekomendasi pertama yang diberikan dokter untuk mencegah munculnya batu ginjal adalah minum air putih setidaknya dua liter air natrium rendah sehari. Dengan cara ini, Anda meningkatkan produksi urine sekaligus mencegah kristalisasi progresif dari batu ginjal.

4. Kegemukan
Air minum membantu menurunkan berat badan karena dapat membantu menghilangkan kelebihan cairan yang menumpuk di tubuh. Selain itu, air juga mempercepat metabolisme dan membakar kalori. Minum air putih juga meningkatkan proses pencernaan dan asimilasi (penggabungan) nutrisi.

Selain itu, dapat memudahkan pengosongan isi perut serta mengurangi nafsu makan dan kegelisahan untuk ngemil setiap saat. Akhirnya, minum air putih mampu meningkatkan kadar keringat dan karenanya menghilangkan racun dan cairan.

5. Tekanan darah tinggi
Minum air putih sepanjang hari bisa mengatur tekanan darah.

6. Penuaan
Penuaan terjadi akibat radikal bebas, juga ditandai dengan hilangnya cairan secara bertahap di tubuh kita. Bayi baru lahir bisa kehilangan cairan mencapai 80 persen dan 70 persen saat dewasa serta mencapai 60 persen pada orang tua. Dengan demikian, air minum bisa menunda proses hidrasi dan penuaan dini. Sebab, penuaan inilah yang menjadi predisposisi untuk menderita penyakit kronis dan degeneratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *