Rabu , 18 Januari 2017
Home / Kesehatan / Waspada Penyakit dalam Kolam Renang

Waspada Penyakit dalam Kolam Renang

Edupost.ID – Kolam renang umum, taman air, menara air dan pendingin adalah habitat utama bagi mikroorganisme untuk berkembang dan tumbuh. Sementara pemeliharaan secara teratur yang dilakukan untuk mengurangi perkembangbiakan bakteri tidak menjamin aktivitas berenang yang aman. Penelitian telah menunjukkan bahwa hanya menambahkan klorin atau penyaringan air tidak benar-benar cukup untuk membunuh bakteri dan virus dalam tubuh air ini. Kuman hari ini kebal terhadap klorin.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan, seperti dilansir india times, penyakit rekreasi air disebabkan oleh kuman yang menyebar ketika kita menelan, bernapas dalam kabut atau aerosol, atau memiliki kontak dengan air yang terkontaminasi di kolam renang, kolam air panas, taman air, air mancur, danau, sungai, atau laut. Orang-orang jatuh sakit akibat konsumsi air yang terkontaminasi.

Ada beberapa penyakit yang menjadi perhatian yang umumnya terkait dengan berenang, berendam dan penggunaan lokasi mandi. Beberapa tercantum di bawah ini :

  • Shigellosis;
    Disebut sebagai disentri basiler, dan ditandai dengan demam, mual, muntah, kram dan diare yang disebabkan oleh Shigella. Dalam kebanyakan kasus, tinja mengandung darah dan lendir.
  • E. coli;
    Escherichia coli adalah organisme yang menyebabkan diare.
  • Kriptosporidiosisl;
    Gejala utama termasuk kram parah perut, malaise, demam, anoreksia dan muntah. Salah satu karakteristik yang lebih menarik dari penyakit yang ditularkan melalui air ini adalah munculnya oosit (sel germinal perempuan yang terlibat dalam reproduksi), yang sangat tahan terhadap desinfektan kimia yang biasa digunakan untuk memurnikan air minum. Oosit diekskresikan melalui tinja dan tetap infektif selama periode 2-6 minggu.
  • Hepatitis A;
    Penyakit yang umumnya terkait dengan limbah mentah dan lingkungan berenang, sering menjadi bermasalah ketika sistem pembuangan limbah yang ada menjadi terbebani karena hujan deras atau banjir. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, tidak merespon terhadap antibiotik.
  • Pseudomonas;
    Pseudomonas aeruginosa menyebabkan berbagai penyakit bila dikaitkan dengan berenang, tetapi manifestasi yang paling umum adalah “telinga perenang” dan berbagai infeksi kulit. Bakteri tumbuh dengan baik di lingkungan air hangat seperti bak air panas dan spa, karena panas sering merusak kemampuan desinfektan bahan kimia kolam renang. (Andi)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran Bidikmisi 2017 Sudah Dibuka

Edupost.ID – Proses pendaftaran Bidikmisi 2017 mulai dibuka. Bidikmisi merupakan program bantuan biaya pendidikan bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *