Selasa , 17 Oktober 2017
Home / Kesehatan / Waspada Radang Paru-Paru, Ini Cara Mengobatinya
Waspada radang paru-paru
Waspada radang paru-paru

Waspada Radang Paru-Paru, Ini Cara Mengobatinya

Edupost.id – Penyakit radang paru-paru atau Pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur yang menimbulkan peradangan di paru-paru. Seperti dilansir Wikihow, ada sembilan cara untuk menyembuhkan penyakit radang paru-paru.

Pneumonia adalah penyakit yang sangat berbahaya hingga mungkin perlu dirawat di rumah sakit, terutama jika diderita oleh manula, perokok, atau seseorang yang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh. Gejala pneumonia bisa menyerupai gejala flu dan sering kali disertai demam dan batuk berkepanjangan. Anda mungkin juga mengalami sesak napas dan nyeri dada. Untungnya, penyakit ini bisa diobati.

1. Buat janji pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan pneumonia.Selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan sinar-X paru-paru juga umumnya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pneumonia. Dokter Anda mungkin juga akan memeriksa darah dan dahak Anda. Jenis obat yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebab pneumonia.

2. Dokter akan memilihkan antibiotik berdasarkan beberapa hal untuk Anda. Hal ini meliputi usia, gejala, dan keparahan gejala, serta apakah Anda perlu dirawat di rumah sakit atau tidak. Lamanya waktu penggunaan antibiotik ditentukan oleh kesehatan Anda secara umum, seberapa serius pneumonia yang Anda derita, dan jenis antibiotik yang Anda gunakan

3. Jika gejala Anda tidak sama sekali membaik, atau semakin parah, lakukan pemeriksaan kultur bakteri dan sensitivitas terhadap antibiotik.Pemeriksaan ini seharusnya mampu menentukan organisme penyebab gejala Anda, serta mengetahui apakah bakteri tersebut resisten terhadap antibiotik.

4. Beristirahatlah sebanyak mungkin untuk membantu mempercepat pemulihan Anda.Walaupun Anda mungkin akan merasa lebih baik dalam beberapa hari atau beberapa minggu, rasa lelah bisa Anda rasakan hingga satu bulan lebih. Orang-orang yang dirawat di rumah sakit membutuhkan waktu paling tidak 3 minggu sebelum kembali ke rutinitas normal.

5. Minum banyak cairan sepanjang hari.Air adalah pilihan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mengencerkan dahak di paru-paru Anda. Air tidak hanya bagus untuk paru-paru Anda, namun juga akan membuat Anda merasa lebih baik.

6. Habiskan obat-obatan sesuai resep.Jika Anda berhenti minum obat terlalu cepat, dalam paru-paru Anda mungkin masih ada bakteri yang tersisa dan memperbanyak diri, akibatnya pneumonia Anda kambuh kembali.

7. Kembali bekerja atau bersekolah jika Anda tidak lagi demam dan batuk berdahak.Mungkin Anda perlu mulai berkegiatan setengah hari saja dan secara bertahap kembali beraktivitas seharian penuh, sehingga Anda tidak kelelahan.

8. Jalani perawatan di rumah sakit jika Anda mengalami komplikasi akibat pneumonia atau membutuhkan oksigen atau antibiotik intravena.Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa hari hingga cukup sehat untuk melanjutkan perawatan di rumah. Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut ini, segera kunjungi rumah sakit.

9. Lakukan pemeriksaan lanjutanPemeriksaan sinar-X mungkin akan dilakukan sekali lagi untuk memastikan paru-paru Anda telah bebas dari infeksi. Pemeriksaan lanjutan ini sangat penting terutama bagi perokok yang menderita batuk kronis dan sesak napas. (Nisa)

Check Also

Antibiotik

Hati-hati, Bakteri Kebal Antibiotik Bisa Bahayakan Tubuh

Edupost.ID – Bakteri atau mikroba yang ada dalam tubuh manusia ternyata bisa menjadi resisten atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *